Hilal 1 Syawal 1447 H tak Terlihat, Kemenag Sebut belum Penuhi Kriteria MABIMS

mediaindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita

POSISI hilal penentu awal Syawal 1447 Hijriah di seluruh wilayah Indonesia dilaporkan belum memenuhi kriteria visibilitas (imkanur rukyat) yang ditetapkan oleh Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag) RI, Cecep Nurwendaya, mengungkapkan bahwa berdasarkan data astronomis, ketinggian hilal di tanah air saat ini masih berada di rentang 0,91 derajat hingga 3,13 derajat. Sementara itu, jarak sudut antara matahari dan bulan (elongasi) tercatat antara 4,54 derajat hingga 6,10 derajat.

"Jika kurva tersebut digabungkan, seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) belum memenuhi kriteria awal bulan kamariah MABIMS," tegas Cecep dilansir dari Antara, Kamis (19/3).

Baca juga : Awal Puasa Ditetapkan Kamis, Ini Penjelasan Posisi Hilal dan Kriteria MABIMS dari Kemenag

Sebagai informasi, kriteria MABIMS menetapkan bahwa awal bulan baru sah secara astronomis jika hilal memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Cecep menjelaskan, kedua parameter ini wajib terpenuhi karena posisi yang terlalu rendah membuat cahaya hilal yang lemah akan terbiaskan oleh cahaya merah senja atau syafaq.

"Semakin rendah posisi hilal, maka cahaya senja akan mengaburkan atau mengalahkan cahaya hilal yang tipis. Sebaliknya, semakin tinggi posisi hilal, pengaruh gangguan cahaya senja akan semakin kecil," paparnya.

Meski secara hisab posisi hilal belum mencapai kriteria, Kemenag tetap menunggu hasil konfirmasi lapangan melalui metode rukyatul hilal (pemantauan langsung) yang digelar di 117 titik di seluruh Indonesia.

"Kesimpulannya, seluruh ibu kota provinsi di NKRI, termasuk Sabang, tidak memenuhi kriteria MABIMS untuk awal bulan Syawal 1447 Hijriah," pungkas Cecep.

Hasil pemaparan ini akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam Sidang Isbat yang dipimpin Menteri Agama untuk menetapkan kapan jatuhnya Idul Fitri 1447 H secara resmi. (Ant/Z-10)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mojtaba Khamenei Ancam Akan Balas Tewasnya Ali Larijani: Darah Dibalas Darah
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Aturan Pensiun Pejabat Akan Diubah, DPR Apresiasi Putusan MK
• 8 jam lalueranasional.com
thumb
Qatar Usir Staf Kedutaan-Atase Iran, Nyatakan Sebagai Persona Non Grata
• 17 jam laludetik.com
thumb
Foto: Lonjakan Pemudik, One Way Berlaku di Tol Semarang-Salatiga
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Pembangunan Huntap Disambut Antusias dan Harapan Penyintas Bencana di Bireuen
• 1 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.