Kisah Michael Bambang Hartono Bantu Pendidikan Anak Indonesia

liputan6.com
1 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Pemilik Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia hari ini, Kamis, 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura. Dia tutup usia di umur 87 tahun.

Warisan yang ditinggalkannya bukan hanya tentang bisnis besar yang dia bangun. Di balik kesuksesannya itu, Michael dikenal sebagai sosok yang juga berkontribusi dalam membangun masa depan generasi muda Indonesia.

Advertisement

BACA JUGA: Bos Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal, Jenazah akan Disemayamkan di Jakarta dan Kudus

Melalui Djarum Foundation yang didirikan bersama saudaranya, dia mendorong berbagai program pendidikan. Salah satunya Djarum Beasiswa Plus, yang tidak hanya membantu biaya kuliah, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kemampuan kepemimpinan dan soft skills.

Jauh sebelum Djarum Foundation berdiri secara resmi, rupanya keluarga Hartono sudah aktif melakukan kegiatan sosial di sekitar lingkungan usaha Djarum di Kudus, Jawa Tengah. Bantuan diberikan secara sederhana, mulai dari pendidikan, kegiatan masyarakat, hingga dukungan bagi lingkungan sekitar.

Kepedulian ini lahir dari pemahaman Michael Bambang Hartono bahwa perusahaan tidak bisa berdiri sendiri tanpa masyarakat. Karena itu, kontribusi sosial dianggap sebagai bagian dari tanggung jawab, bukan sekadar pilihan.

Pada 1986, kegiatan sosial tersebut kemudian dilembagakan dalam bentuk Djarum Foundation. Tujuannya lebih terarah, menciptakan dampak yang berkelanjutan, bukan hanya bantuan sesaat.

Michael Bambang Hartono bersama saudaranya melihat bahwa filantropi harus dikelola secara profesional, dengan program yang jelas dan terukur. Dari sinilah Djarum Foundation berkembang menjadi salah satu yayasan sosial terbesar di Indonesia.

Berbeda dari banyak kegiatan sosial yang bersifat jangka pendek, Djarum Foundation memilih fokus pada pembangunan manusia. Mereka percaya bahwa investasi terbaik adalah pada kualitas sumber daya manusia.

Program ini telah menjangkau ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap menghadapi dunia kerja.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tantangan Menjadi Solo Driver Saat Perjalanan Mudik
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Momen Prabowo Gandeng Tangan Megawati Saat Bertemu di Istana Merdeka
• 21 menit laluliputan6.com
thumb
Hilal 1 Syawal 1447 Hijriah di Jakarta Tak Terlihat, Lebaran Resmi 21 Maret 2026?
• 46 menit lalutvonenews.com
thumb
Menlu Oman: AS Kehilangan Kendali, Terseret Perang Iran Demi Israel
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Iran Gantung Tiga Orang Terkait Kerusuhan Besar Awal 2026
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.