Menteri Agama (Menag) Nasarudin Umar tiba di Kantor Kementerian Agama (Kemenag RI). Nasarudin akan mengikuti rangkaian sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal 1447 Hijriah.
Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (19/3/2026), Nasarudin tiba di Kantor Kemenag RI, Jakarta Pusat, sekitar pukul 16.45 WIB. Nasarudin langsung memasuki ruangan untuk mengikuti seminar posisi hilal.
Pelaksanaan sidang isbat dijadwalkan digelar pukul 19.00 WIB. Kemudian, dilanjutkan konferensi pers penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah pukul 19.25 WIB.
Metode Sidang IsbatDalam pelaksanaannya, sidang isbat memadukan dua metode utama, yaitu hisab dan rukyat. Metode hisab menggunakan perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan secara matematis, tanpa observasi langsung.
Sementara itu, metode rukyat melibatkan pengamatan langsung hilal (bulan sabit pertama) di ufuk setelah Matahari terbenam. Pengamatan ini dilakukan oleh para ahli di berbagai lokasi yang telah ditentukan untuk memastikan visibilitas hilal.
Kedua metode ini memiliki dasar ilmiah dan keagamaan yang kuat serta telah digunakan dalam sejarah Islam. Kombinasi hisab dan rukyat dalam sidang isbat mencerminkan upaya pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan ajaran agama.
Melalui forum ini, pemerintah berupaya memastikan keseragaman dan kepastian dalam pelaksanaan ibadah umat Islam, dengan memadukan metode hisab dan rukyat serta melibatkan berbagai pihak terkait.
(rdp/rdp)





