Bisnis.com, KARAWANG — Kemudahan akses layanan keuangan digital menjadi satu hal yang mendesak di tengah mobilitas tinggi masyarakat dalam menjalani mudik Lebaran 2026.
Aplikasi wondr yang diinisiasi oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) berupaya menjawab persoalan itu. Sebagai aplikasi andalan BNI, wondr tidak hanya memberikan akses yang mudah bagi para penggunanya, tetapi memastikan keamanan bertransaksi tetap terjadi.
Adapun aplikasi ini diluncurkan tepat pada ulang tahun ke-78 BNI pada 5 Juli 2024. Berupaya menjadi solusi pengelolaan keuangan yang relevan bagi masyarakat, wondr memiliki tiga dimensi keuangan, yaitu Insight, Transaksi, dan Growth. Ketiga dimensi ini mencerminkan konsep masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Pada dimensi Insight, BNI berupaya memberikan analisis keuangan bagi para nasabah. Dimensi ini memungkinkan nasabah untuk melakukan pengelolaan keuangan yang lebih optimal berdasarkan data historis transaksi. Selain itu, Insight diharapkan dapat membantu nasabah memahami kondisi keuangan saat ini dan upaya pengelolaan yang tepat.
Sementara pada dimensi Transaksi, BNI berupaya memberikan kebutuhan keuangan real-time nasabah dengan fitur seperti transfer domestik, pembayaran tagihan, pengaturan jadwal transfer, hingga melakukan top up kantong digital yang semuanya dapat dilakukan hanya dalam langkah yang sederhana. Hal ini diharapkan mampu memudahkan nasabah dalam pengelolaan transaksi harian.
Sementara itu, dimensi Growth berfokus pada perencanaan masa depan dengan menyediakan berbagai pilihan produk finansial yang sesuai dengan kebutuhan nasabah, seperti investasi dan tabungan. Dimensi ini berupaya memberikan kesempatan bagi nasabah untuk tumbuh dan berkembang secara finansial sesuai kebutuhan mereka.
Selain itu, guna memudahkan dan memberikan kecepatan bertransaksi, BNI menawarkan sejumlah menu bagi nasabah sebelum melakukan log-in ke akun wondr. Beberapa menu antara lain pembayaran QRIS, TapCash, Mobile Tunai, hingga dompet digital (e-wallet).
Menu ini diharapkan mampu memberikan kecepatan bertransaksi, tetapi turut memastikan keamanan dalam transaksi tersebut. Pasalnya, nasabah perlu melakukan login selepas memilih salah satu menu.
Nasabah pengguna aplikasi wondr milik BNI saat bertransaksi untuk memudahkan aktivitas keuangannya selama arus mudik Lebaran 2026.
Keberhasilan wondr sebagai aplikasi yang dapat membantu proses transaksi bagi para nasabah, disampaikan oleh salah satu pemudik, Febri Falah (21).
Pria yang rutin melakukan mudik bersama keluarganya ini, mengaku merasa terbantu dengan kehadiran wondr sebagai aplikasi. Pasalnya, pembelian kuota dapat dilakukan melalui aplikasi ini.
Dia bercerita, pada momentum mudik, kehabisan kuota menjadi suatu persoalan yang mengganggu perjalanan. Namun, melalui wondr, Febri tidak perlu membuang waktu untuk membeli kuota di minimarket terdekat, sehingga dapat memangkas waktu perjalanan.
"Lebih mudahnya kalau kami tiba-tiba kehabisan kuota nih. Kami bisa langsung beli di situ, di aplikasi wondr-nya. Atau mau beli pulsa juga kan bisa, ada opsinya. Itu mempermudah. Misalnya kami enggak tahu harus ke konter mana nih beli [pulsa], itu bisa langsung di aplikasinya," katanya kepada Bisnis, Rabu (18/3/2026).
Senada, Siti Mariam (18), salah seorang pemudik yang ditemui Bisnis, juga bercerita hal yang sama. wondr dinilai memberikan kemudahan bagi penggunanya untuk melakukan tarik tunai tanpa kartu. Hal itu disebut membuat dia tidak repot membawa dompet ketika melakukan tarik tunai.
"Memudahkan, kayak lagi enggak bawa dompet nih, bawa handphone doang ya. Kita masih tetap bisa ngambil," katanya, Rabu (18/3/2026).
Terlebih, gaji dari pekerjaannya sebagai pekerja swasta, masuk ke rekening BNI. Dia menilai, BNI tidak menerapkan biaya yang besar bagi penggunaan aplikasi ini, sehingga gaji yang dia dapatkan tidak banyak terpotong.
Selain itu, dia juga mengaku pernah mendapatkan tambahan tunai dalam penggunaan wondr BNI.
"Terus, saya juga pernah dapat bonus tambahan uang dari saldonya. Kalau uang sudah masuk, pajakannya tuh sedikit, enggak banyak. Kalau yang pakai aplikasi lain suka ada pajakannya, suka kepotong banyak gitu," katanya, Rabu (18/3/2026).
Siti juga menyebut bahwa dirinya juga merasa terbantu saat menggunakan TapCash BNI. Walaupun penggunaan kartu ini tidak sering dilakukan, tetapi TapCash dinilai telah membantu transaksi parkir-nya. Belum lagi, TapCash memiliki keunggulan saat proses pengisian ulang saldo.
TapCash sendiri merupakan kartu elektronik yang diterbitkan oleh BNI dengan harapan membantu kecepatan bertransaksi nasabah. Kartu ini semula hanya dapat digunakan untuk mengakses tol, tetapi kini telah diperluas ke segmen pembayaran parkir hingga ritel.
Bagi nasabah yang telah memiliki fitur NFC di ponsel pintar, top-up TapCash dapat dilakukan hanya dengan menempelkan kartu ke area NFC. Tidak membutuhkan waktu lama, wondr BNI akan menjadi aplikasi yang melakukan top-up terhadap kartu ini.
Bagi nasabah yang tidak memiliki fitur NFC. Pengisian ulang atau top-up dapat dilakukan melalui minimarket terdekat dan e-commerce. (*)





