CMK Pertegas Penerapan Good Governance, Jadi Fondasi Utama Bisnis Perhiasan

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Grup perhiasan terkemuka di Tanah Air, Central Mega Kencana (CMK), menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip Good Governance secara konsisten dan menyeluruh di seluruh ekosistem bisnisnya.

Bagi perusahaan yang menaungi MONDIAL, Frank & co., dan The Palace Jeweler ini, taat dan patuh pada peraturan pemerintah merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan, menjaga reputasi, sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis jangka panjang.

Chief Operation Officer CMK, Petronella Soan, menjelaskan, hal tersebut dijalankan secara terstruktur dan disiplin melalui tiga pilar utama, yaitu Kepatuhan Pajak dan Bea Cukai (Tax & Duty Compliance), Responsible Sourcing dengan penggunaan natural diamonds yang bebas konflik, serta Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (Anti-Money Laundering).

"Kepercayaan adalah aset terbesar dalam industri perhiasan. Karena itu, kami berkomitmen untuk menjaga standar tata kelola yang tinggi, memastikan seluruh kewajiban terhadap negara dipenuhi dengan penuh tanggung jawab, setiap berlian yang kami gunakan berasal dari sumber yang sah dan bebas konflik, dan setiap transaksi dilakukan secara akuntabel," kata Petronella.

"Kami percaya, tata kelola yang kuat adalah kunci untuk membangun legacy jangka panjang," tambahnya.

Tiga Pilar Penerapan Good Governance di CMK1. Kepatuhan Pajak dan Bea Cukai (Tax & Duty Compliance)

Petronella menyebut, CMK menjalankan pengelolaan usaha yang bertanggung jawab dan patuh terhadap peraturan perpajakan serta kepabeanan yang berlaku di Indonesia. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, CMK secara konsisten memenuhi kewajibannya dalam pembayaran pajak dan bea cukai secara transparan.

"CMK tercatat sebagai importir berlian terbesar di Indonesia, dengan kontribusi sekitar 90 persen dari total impor berlian nasional yang dilaporkan oleh BPS, atau senilai USD 46,94 juta," jelas Petronella.

Keterbatasan pasokan berlian lokal, lanjutnya, mengharuskan CMK mengimpor berlian dan batu mulia dari berbagai negara, dengan proses impor yang dilakukan secara resmi, bertanggung jawab, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Kepatuhan ini menjadi bagian penting dari praktik Good Governance CMK dalam menjaga kepercayaan regulator, mitra, dan konsumen," tambah Petronella.

2. Responsible Sourcing of Natural Diamonds Bebas Konflik

Dalam hal sumber bahan baku, CMK berkomitmen penuh pada praktik Responsible Sourcing, khususnya dalam penggunaan natural diamonds yang bebas konflik (conflict-free diamonds).

CMK telah menjalin kerja sama dengan tiga perusahaan tambang berlian terbesar dan paling bertanggung jawab di dunia, yang menerapkan standar tinggi terhadap kesejahteraan pekerja dan kelestarian lingkungan.

Sebagai langkah pengendalian kualitas dan transparansi, setiap berlian yang diterima CMK akan melalui proses pemeriksaan ulang sebelum digunakan dalam produksi. Proses ini dilakukan di CMK Lab yang berlokasi di CMK Studio, dengan dukungan teknologi mutakhir sebagai bagian dari investasi strategis CMK dalam menjaga standar etika dan kualitas produk.

3. Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (Anti-Money Laundering)

Dalam menjalankan bisnisnya, CMK menempatkan transparansi dan integritas sebagai prioritas utama. Dengan mengenal pelanggan secara menyeluruh dan memastikan setiap transaksi tercatat dengan jelas, CMK berkomitmen menjaga ekosistem industri perhiasan yang sehat, transparan, dan terpercaya.

Kantongi Penghargaan, CMK Buktikan Kepatuhan dan Transparansi

Komitmen CMK terhadap kepatuhan regulasi diapresiasi melalui beberapa penghargaan dari otoritas terkait perpajakan dan kepabeanan.

Di antaranya adalah Piagam Bea Cukai sebagai Importir High Valuable Goods serta Tax Payers Award dari Kantor Pelayanan Pajak, yang diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kedisiplinan dan transparansi dalam memenuhi kewajiban perpajakan dan kepabeanan.

"Penghargaan-penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa CMK telah menjalankan praktik bisnis yang selaras dengan peraturan pemerintah, menjunjung tinggi integritas, serta berkomitmen pada tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan," kata Petronella.

Selain penerapan Good Governance, CMK juga secara konsisten menjalankan praktik bisnis yang berkelanjutan, termasuk penggunaan material sustainable gold, pengembangan sumber daya manusia, serta pemberdayaan komunitas. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari nilai inti CMK dalam membangun ekosistem bisnis yang bertanggung jawab.

Dengan landasan tata kelola yang kokoh dan komitmen terhadap praktik bisnis berintegritas, CMK terus memperkuat posisinya sebagai pelaku industri perhiasan yang bertanggung jawab dan dipercaya di Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mudik Lebaran 2026 Lebih Efisien, PLN Sediakan Akses SPKLU di Rute Strategis
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Kapolri-Sri Sultan Cek Stasiun Tugu Yogya, Sebut Puncak Mudik Terjadi Hari Ini
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
1 Pemudik Meninggal saat Antre di Pelabuhan Gilimanuk
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rekap Hasil Orleans Masters 2026: Ubed Tumbang, Anthony Sinisuka Ginting Ciptakan Skor Afrika
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Tol Jakarta–Cikampek Padat, Ini Penyebabnya
• 5 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.