Hendak Mudik, Empat Orang Tewas dan Satu Terluka dalam Kecelakaan di Tol Tegal

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

SEMARANG, KOMPAS — Kecelakaan lalu lintas di jalur tol kembali terjadi pada Kamis (19/3/2026), tepatnya di Jalur B Kilometer 290 Tol Pejagan-Pemalang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Dalam kejadian ini, lima pemudik asal Bekasi, Jawa Barat menjadi korban, dimana empat orang di antaranya tewas dan satu lainnya menderita luka-luka.

Kecelakaan itu bermula saat mobil Toyota Calya dengan nomor polisi B 2399 FFR melaju dari arah barat ke timur di jalur B pada Kamis sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, sedang diberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau oneway di jalur tersebut.

Sesampainya di Kilometer (Km) 290, Kecamatan Suradadi, Tegal, Toyota Calya yang dikemudikan Gunawan (42) tiba-tiba oleng ke kanan. Kemudian, kendaraan yang mengangkut pemudik dari Kabupaten Bekasi menuju Kabupaten Pemalang itu menabrak dari belakang kendaraan lain yang sedang berhenti di bahu jalan, yakni bus Agra Mas dengan nomor polisi T 7622 DA.

Baca JugaKronologi Kecelakaan Bus di Tol Pejagan-Pemalang, Satu Tewas dan Puluhan Orang Luka-luka

"Bus yang berhenti di bahu jalan sudah menyalakan lampu darurat sebagai tanda. Berdasarkan keterangan awal, bus berhenti karena kru ingin mengecek kondisi ban," kata Kepala Satuan Polisi Lalu Lintas Kepolisian Resor Tegal, Ajun Komisaris Bharatungga Dharuning Pawuri, saat dihubungi Kamis. 

Akibat kejadian itu, jatuh lima korban yang merupakan pengemudi dan penumpang Toyota Calya. Korban meninggal dunia, yakni Gunawan serta istri dan dua anaknya, yaitu Devi Agustina (33), Narendra Dewan Gaozan (9), dan Nafisah Maisaroh (11).

Adapun, anak bungsu Gunawan dan Devi, yakni Nuriel Arshaka Sachio (2) disebut Pawuri dalam kondisi kritis karena cedera kepala. Lima korban kecelakaan itu langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Siaga Medika Kabupaten Pemalang.

Pawuri mengatakan, penyebab pasti kecelakaan itu masih dalam penyelidikan. Kendati demikian, hasil pemeriksaan sementara menduga pengemudi Toyota Calya mengantuk. Hal itu diketahui karena tidak ada jejak pengereman maupun tanda-tanda kendaraan melaju melambat sebelum menabrak bus.

"Kami mengimbau apabila lelah, tidak bisa ditahan lagi. Berhenti di rest area terdekat karena ada pos-pos pelayanan yang menyediakan tempat untuk beristirahat. Jangan memaksakan mengemudi sehingga menyebabkan kejadian yang tidak diinginkan," kata Pawuri.

Sebelumnya, kecelakaan lalu lintas yang menimpa rombongan kendaraan pemudik juga terjadi di jalan tol Kabupaten Tegal, tepatnya di jalur B Kilometer 275 Tol Pejagan-Pemalang pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 14.45 WIB. Kecelakaan tunggal itu bermula ketika mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi B 2272 KMU melaju dari barat ke timur di jalur B yang kala itu diberlakukan satu arah (oneway).

Sesampai di Kilometer 275 yang masuk wilayah Kecamatan Adiwerna, kendaraan yang membawa pemudik dari Kota Bekasi ke Pekalongan itu oleng ke kanan, lalu menabrak guard rail atau pagar pengaman jalan. Pagar pengaman itu lantas menancap di bagian depan hingga tembus ke bagian belakang mobil Toyota Avanza tersebut.

"Akibat kejadian itu, tiga orang yang merupakan pengemudi dan penumpang Toyota Avanza menderita luka-luka, seperti memar dan luka robek pada bagian dada dan kaki. Para korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyah Adiwerna," ujar Kepala Penegakan Hukum Satlantas Polres Tegal Inspektur Dua Henry Ade Birawan. 

Penyebab pasti kecelakaan pada Rabu juga disebut Henry masih diselidiki. Namun, dugaan sementara, pengemudi Toyota Avanza mengantuk saat kejadian sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan dan berakhir menabarak pagar pengaman jalan.

Tak hanya di jalur tol, kecelakaan juga terjadi di jalur arteri, tepatnya di kawasan Jembatan Jurug, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, pada Kamis, sekitar pukul 02.30 WIB. Kecelakaan itu melibatkan bus Sugeng Rahayu dengan nomor polisi W 7541 UP dan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi B 4354 THR.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta Ajun Komisaris Besar Sigit mengatakan, awalnya ada tiga bus Sugeng Rahayu yang melaju dari arah timur ke barat secara beriringan. Setibanya di sekitar Jembatan Jurug, terdapat sepeda motor yang berhenti di sisi selatan jembatan.

Bus pertama dan kedua berhasil mengindari sepeda motor itu. Namun, bus yang ketiga tidak sempat menghindar hingga akhirnya menabrak sepeda motor tersebut kemudian menabrak pembatas jembatan dan berhenti.

Akibat kejadian itu, empat orang yang merupakan sopir bus Ifik (49), penumpang bus bernama Samino (64), serta pengendara dan penumpang sepeda motor yaitu Aditya (24) dan Gunawan (19) menderita luka-luka. Mereka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr Moewardi untuk mendapatkan perawatan medis.

"Sementara itu, sebanyak 25 orang penumpang bus berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Mereka sempat mengalami trauma ringan dan langsung mendapatkan penanganan berupa pemeriksaan kesehatan, diberi obat-obatan, serta dukungan medis di lokasi kejadian," kata Sigit.

Baca JugaArus Kendaraan Meningkat, ”One Way” Lokal Diterapkan dari Semarang hingga Salatiga

Puluhan penumpang yang selamat tersebut menyampaikan keinginannya untuk difasilitasi dalam melanjutkan perjalanan. Kemudian, mereka diantar menuju Terminal Tirtonadi Kota surakarta menggunakan mobil dinas Polresta Surakarta dan ambulans dari sejumlah instansi.

Posisi bus yang melintang di jalanan sempat mengganggu arus lalu lintas. Pecahan kaca serta tumpahan oli di sekitar lokasi juga dianggap membahayakan pengguna jalan. Untuk itu, bus segera dievakuasi dan pecahan kaca serta tumpahan oli di sekitar lokasi langsung dibersihkan.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lebaran 2026 Resmi Sabtu 21 Maret, Kemenag Sebut Hilal Belum Memenuhi Syarat
• 11 menit laluterkini.id
thumb
Menko Airlangga: WFH 1 Hari Kerja Dimulai Setelah Lebaran
• 41 menit lalukompas.com
thumb
Mudik Naik Bus? Ini Tips Mudik Biar Tetap Nyaman! | KOMPAS PETANG
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Menaker Yassierli Pastikan Posko THR Siaga Terima Aduan & Konsultasi Selama Libur Lebaran
• 11 menit lalujpnn.com
thumb
Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Ditutup Sementara selama Nyepi
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.