Penulis: Fityan
TVRINews - Riyadh
Hilal Tak Terlihat, Ramadhan Genap 30 Hari
Mahkamah Agung Arab Saudi secara resmi menetapkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Keputusan ini diambil setelah komite pemantauan bulan di seluruh penjuru Kerajaan melaporkan tidak terlihatnya hilal (bulan sabit muda) pada Rabu 17 Maret malam.
Sesuai dengan penanggalan kalender Islam, karena hilal Syawal tidak teramati pada hari ke-29 Ramadhan, maka bulan suci Ramadhan tahun ini digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).
Penantian di Balik Cakrawala
Pusat observasi utama di wilayah seperti Sudair dan Tumair melaporkan kondisi atmosfer yang membuat pantauan hilal menjadi nihil.
Berdasarkan laporan tersebut, pihak Mahkamah Agung mengeluarkan pernyataan resmi bahwa hari Kamis akan menjadi hari terakhir.
Bagian yang umat Muslim di Arab Saudi untuk menjalankan ibadah puasa.
"Hari Kamis merupakan pelengkap bulan Ramadhan, dan Jumat akan menjadi hari pertama perayaan Idul Fitri," lapor kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA).
Tradisi Lebaran di Kerajaan
Penetapan ini sekaligus menjadi komando bagi jutaan warga dan ekspatriat di Arab Saudi untuk memulai persiapan akhir menyambut hari kemenangan.
Shalat Idul Fitri dijadwalkan akan digelar di ribuan masjid dan lapangan terbuka di seluruh negeri tak lama setelah matahari terbit pada hari Jumat.
Selain Arab Saudi, keputusan ini biasanya menjadi acuan bagi sejumlah negara tetangga di kawasan Teluk dan komunitas Muslim internasional dalam menentukan waktu perayaan yang seragam.
Editor: Redaksi TVRINews




