Suasana berbeda tampak di Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Ratusan jemaah Thariqah Syathaariyah lebih dulu merayakan hari raya Idul Fitri.
Sejak pagi, jemaah berdatangan ke Masjid Jami' Pondok Pesantren Daarul Islaam Liahlissunnah Waljamaah. Mereka mengenakan busana terbaik, saling bersalaman, lalu bersiap mengikuti salat Id berjemaah dengan tertib.
Usai salat, suasana keakraban semakin terasa. Jemaah tampak duduk bersama, menikmati hidangan sederhana yang dibawa dari rumah masing-masing.
Pengasuh pondok Kiai Parlan Ahmad Khumaidi menjelaskan perbedaan waktu perayaan Idul Fitri tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, jemaah Thariqah Syathaariyah memiliki metode perhitungan tersendiri dalam menentukan awal Ramadan hingga 1 Syawal.
"Karena awal puasanya lebih dulu, maka hari ini sudah masuk 1 Syawal bagi kami," ujar Ahmad dilansir detikJatim, Kamis (19/3/2026).
Ia menyebut, jemaah memulai puasa sejak Selasa (17/2/2026), sehingga pada Kamis ini telah genap menjalani 30 hari ibadah puasa.
"Kebetulan memang awal puasa jatuh pada Selasa, jadi hari ini sudah hari raya Idul Fitri," imbuhnya.
Baca berita selengkapnya di sini.
(rdp/imk)




