REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tottenham Hotspur akhirnya meraih kemenangan pertama setelah sembilan laga di semua kompetisi, namun hasil itu belum cukup untuk menjaga langkah mereka di Liga Champions UEFA. Spurs menang 3-2 atas Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 besar, Kamis (19/3/2026), tetapi tetap tersingkir dengan agregat 5-7.
Pelatih sementara Tottenham Igor Tudor menyoroti hubungan positif antara tim dan suporter setelah laga tersebut. Ia berharap atmosfer itu dapat terus terjaga dalam pertandingan berikutnya.
Baca Juga
Richarlison Selamatkan Tottenham dari Kekalahan Kontra Liverpool
Atletico Mengamuk, Berondong Gawang Tottenham Lima Gol pada Leg pertama 16 Besar Liga Champions
Tottenham Dekat Zona Merah, Igor Tudor Minta Skuadnya tdak Panik
“Ada energi yang sangat bagus antara skuad dan para penggemar, jadi kami ingin perasaan ini terus berlanjut,” kata Tudor, dikutip dari Reuters.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Tottenham Hotspur, London itu juga menjadi kemenangan pertama Tudor dalam enam laga sejak mengambil alih kursi pelatih Spurs. Meski gagal melaju ke perempat final, Tottenham setidaknya mampu memperbaiki penampilan setelah hasil buruk pada leg pertama.
/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%} .rec-desc {padding: 7px !important;}
Pada pertemuan sebelumnya di markas Atletico, tim asuhan Diego Simeone tampil menggila dengan mencetak empat gol dalam 22 menit pertama sebelum akhirnya menang 5-2. Kekalahan telak itu membuat Tottenham berada dalam posisi sulit menjelang leg kedua.
Di kandang sendiri, Spurs tampil lebih agresif sejak awal. Harapan sempat muncul ketika Randal Kolo Muani mencetak gol lewat sundulan pada menit ke-30 setelah menerima umpan silang akurat dari Mathys Tel. Gol tersebut membuat stadion bergemuruh dan menambah keyakinan tuan rumah untuk mengejar defisit agregat.