Arus Mudik Melonjak, Pasar Senen Jadi Stasiun Terpadat di Jakarta

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Volume penumpang kereta api jarak jauh di wilayah Daop 1 Jakarta melonjak signifikan menjelang Lebaran 2026.

Pada Kamis (19/3/2026), jumlah penumpang tercatat mencapai 52.330 orang untuk keberangkatan, sementara kedatangan mencapai 27.741 penumpang.

“Pada data dinamis atau bisa berubah volume keberangkatan Daop 1 52.330 sementara volume kedatangan 27.741,” kata Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, Kamis.

Baca juga: Stasiun Pasar Senen Dipadati Pemudik, Penumpang Meluber hingga Duduk Lesehan

Berdasarkan data PT KAI, Stasiun Pasar Senen menjadi titik keberangkatan terpadat dengan jumlah penumpang mencapai 18.852 orang. Angka ini melampaui Stasiun Gambir yang mencatatkan 16.845 penumpang.

Selain Pasar Senen dan Gambir, sejumlah stasiun lain seperti Bekasi, Cikarang, Jatinegara, hingga Karawang juga mencatat pergerakan penumpang, meskipun jumlahnya tidak sebesar dua stasiun utama tersebut.

Secara keseluruhan, selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, PT KAI menyediakan lebih dari 1 juta tempat duduk untuk kereta api jarak jauh.

Hingga saat ini, sebanyak 756.929 tiket telah terjual dengan tingkat okupansi sekitar 70 persen. Jumlah penumpang diperkirakan masih akan terus bertambah seiring mendekatnya Hari Raya Idul Fitri.

Kondisi stasiun padat

Kondisi di Stasiun Pasar Senen terlihat padat sejak pagi hari. Pantauan Kompas.com di lokasi, ratusan penumpang memadati area keberangkatan sambil membawa berbagai barang bawaan, mulai dari koper, tas ransel, hingga kardus.

Sebagian penumpang tampak duduk di ruang tunggu sambil menjaga barang bawaan dan menanti jadwal keberangkatan. Namun, tidak sedikit pula yang terpaksa duduk lesehan di lantai karena keterbatasan kursi.

Baca juga: KAI Berangkatkan Peserta Mudik Gratis dari Stasiun Pasar Senen

Salah satu penumpang, Yesti Purwatiningsih (53), mengaku memilih berangkat mendekati Lebaran karena harus menunggu anak-anaknya libur bekerja. Ia bersama keluarga akan pulang ke kampung halamannya di Sleman, Yogyakarta.

“Anak-anak saya baru bisa libur hari ini. Jadi, pesan tiketnya untuk keberangkatan hari ini,” ujar Yesti.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia menuturkan, tradisi mudik bersama keluarga hampir selalu dilakukan setiap tahun demi menjaga silaturahmi, mengingat sebagian besar keluarganya masih tinggal di kampung halaman.

“Kakakku semuanya masih di kampung. Hanya keluarga kami saja di Jakarta, hampir setiap tahun pasti pulang,” kata Yesti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perolehan Penonton Hari Pertama 6 Film Lebaran 2026: Danur Melesat Jauh
• 13 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Wisata Alam di Bogor untuk Liburan Keluarga yang Seru dan Menyegarkan
• 10 jam lalubeautynesia.id
thumb
Berjalan Santai, Pria Ini Ditabrak Bus dari Belakang
• 14 jam lalurealita.co
thumb
Harga Emas Antam Turun Tajam Rp53.000 per Gram, Buyback Ikut Melemah
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Jadwal Rilis Album BTS Arirang, Lengkap dengan Info Tur Dunia
• 1 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.