Setara Desak Prabowo Bentuk Tim Gabungan Pencari Fakta Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

kompas.tv
9 jam lalu
Cover Berita
 Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi (Sumber: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/wsj/aa.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mendesak Presiden Prabowo Subianto membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Andrie Yunus.

Hendardi menuturkan usulan tersebut disampaikan karena menilai bagi korban dan publik, khususnya masyarakat sipil, perkembangan penegakan hukum ini mengkhawatirkan.

"Dalam konteks tersebut, mendesak untuk segera dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) oleh Presiden untuk mengungkap dan menghasilkan fakta yang objektif dan menyeluruh mengenai aktor lapangan dan aktor intelektual dalam kasus penyiraman air keras kepada Andrie Yunus,” ucap Hendardi dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas TV, Kamis (19/3/2026).

Baca Juga: Kakorlantas Polri: 42 Persen Kendaraan Sudah Keluar dari Jakarta

Sementara itu, lanjut Hendardi, Polri bekerja untuk mengungkap kasus ini secepatnya, Komisi III membentuk Panitia Kerja pengungkapan kasus penyiraman air keras kepada Andrie Yunus, dan Komnas HAM membentuk Tim Khusus untuk mengawal kinerja kepolisian.

Kemudian, masyarakat sipil memiliki tim independen tersendiri yang diorkestrasi dalam satu tim gabungan untuk memastikan pengungkapan kasus ini benar-benar objektif dan faktual dengan menegakkan hukum yang memberikan efek jera bagi para pelaku dan mewujudkan keadilan bagi korban langsung.

Baca Juga: Prabowo Diskusi dengan Jurnalis hingga Ahli Bahas Geopolitik Global dan Kebijakan Dalam Negeri

“Dalam hal ini Andrie Yunus, dan korban tidak langsung yaitu aktivis masyarakat yang menyampaikan suara-suara kritis terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara,” ujar Hendardi.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • setara institute
  • presiden prabowo subianto
  • tim gabungan pencari fakta
  • kasus siram air keras
  • andrie yunus
  • hendardi
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
53 Ribu Kendaraan Melintas Pantura Karawang di H-3 Lebaran: Puncaknya Malam Ini
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Jelang Lebaran, Harga Daging dan Cabai Kembali Meroket di Pasaran
• 22 jam laludisway.id
thumb
Austria dan Belgia tolak terlibat operasi di Selat Hormuz
• 7 menit laluantaranews.com
thumb
Kakorlantas Polri: 42 Persen Kendaraan Sudah Keluar dari Jakarta
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Ketua DPC GRIB JAYA Kota Batu Apresiasi PPA-BIRR Berikan Bansos 
• 21 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.