Cadangan BBM RI Capai 28 Hari, ESDM Pastikan Pasokan Aman Jelang Lebaran

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan cadangan BBM nasional saat ini berada di kisaran 27 hingga 28 hari.

Hal itu dikatakan Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung saat mengecek ketersediaan BBM di Rest Area KM 379A Batang, Rabu (18/3/2026). Dia memastikan bahwa kebutuhan masyarakat khususnya menjelang libur panjang Idulfitri, dapat terpenuhi dengan baik.

"Hari ini saya melakukan pengecekan ketersediaan BBM dan juga keandalan kelistrikan untuk sistem Jawa Tengah. Jadi, untuk ketersediaan BBM, cadang minimal itu justru jauh sudah terlewati. Masyarakat bisa dengan aman menikmati mudik lebaran 2026 ini," kata Yuliot dikutip dari keterangan resmi.

Dia menjelaskan bahwa kondisi tersebut menunjukkan pasokan energi, baik untuk kebutuhan transportasi maupun kelistrikan, masih berada pada tingkat yang aman. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir, termasuk menghindari pembelian secara berlebihan atau panic buying.

Dia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak memberlakukan pembatasan pembelian BBM selama periode libur Lebaran. Kebijakan ini berlaku baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah, sehingga masyarakat dapat memperoleh BBM sesuai dengan kebutuhan. "Kita belum ada pembatasan. Itu baik yang dilakukan oleh pemerintah pusat, juga oleh pemerintah daerah," jelas Yuliot.

Kendati demikian, Yuliot mengimbau masyarakat untuk tetap tertib saat mengisi BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), terutama jika terjadi antrean.

"Jadi, untuk masyarakat yang mengantre di SPBU, tolong bersabar, jangan ada kericuhan. Tentu kita melayani secepat mungkin," ungkapnya.

Selain BBM, Yuliot juga memastikan bahwa pasokan listrik dalam kondisi terkendali. Dia menyebut daya mampu sistem kelistrikan saat ini mencapai 52 gigawatt, sementara beban puncak berada di angka 35%.

Baca Juga : Pemerintah Tahan Harga BBM Subsidi, Bahlil Klaim APBN Masih Kuat

Dengan demikian, masih tersedia cadangan atau risk margin sekitar 48% dari rata-rata kebutuhan harian. "Jadi, kita memiliki cadangan atau risk margin sekitar 48%. Jadi, masyarakat yang perlu khawatir," jelasnya.

Menurut Yuliot, pemerintah terus bekerja keras menjaga kestabilan pasokan energi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dari Sabang hingga Merauke, termasuk dalam mendukung kelancaran mudik dan perayaan Idulfitri.

Dia menegaskan bahwa ketersediaan energi menjadi perhatian utama pemerintah, terutama pada periode meningkatnya kebutuhan seperti menjelang hari raya.

"Jadi, kita mengharapkan ketersediaan BBM bagi masyarakat itu bisa terpenuhi dari Sabang sampai dengan Merauke, bagi masyarakat yang merayakan Idulfidri. Ini kita bekerja keras untuk menjaga ketersediaan energi," tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Masuk Skuad Timnas Brasil, Neymar: Jujur, Saya Sedih!
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
UI Dorong Indonesia Jadi AI Hub Kawasan Indo-Pasifik
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
41 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Cipali Jelang Lebaran, Bahu Jalan Jadi Biang Perlambatan
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Tol Japek Alami Kemacetan Parah pada Arus Mudik Lebaran, Ini Alasan Jasamarga
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Korlantas Ungkap Pemicu Tol Jakarta-Cikampek dan MBZ Macet Hari Ini
• 2 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.