Babak Baru Teror Penyiraman Air Keras: TNI-Polri Tetapkan Tersangka, DPR Bentuk Panja

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus, memasuki babak baru.

Dalam hari yang sama, TNI dan Polri mengumumkan sejumlah pelaku penyiraman air keras tersebut.

Insiden penyiraman air keras oleh orang tak dikenal terhadap Andrie Yunus terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam, di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Baca juga: Bais TNI Siram Air Keras ke Andrie Yunus, Pengamat: Kemungkinan Pengaruh Aktor Lebih Tinggi

Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar pada sejumlah bagian tubuh, termasuk mata, wajah, dada, dan tangan.

Berdasarkan diagnosis awal tim dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Andrie mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen tubuhnya.

Pascakejadian, sejumlah pihak mendesak kasus ini diungkap secara cepat dan transparan.

Aparat penegak hukum pun memulai penyidikan untuk menangkap para pelaku.

Temuan TNI

Lewat konferensi Rabu (18/3/2026) siang, Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) Markas Besar (Mabes) TNI Mayor Jenderal (Mayjen) Yusri Nuryanto mengumumkan para pelaku tersebut.

Sebanyak empat anggota Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI ternyata merupakan pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras.

“Keempat yang diduga pelaku ini adalah Denma Bais TNI,” ujar Yusri, dalam jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu.

Yusri memaparkan empat inisial oknum TNI tersebut.

Baca juga: YLBHI Duga Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Operasi Besar Sistematis dan Terorganisasi

Mereka adalah Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.

“Matranya dari Angkatan Laut dan Angkatan Udara,” ujar dia.

Kini, keempat prajurit tersebut sudah diamankan dan ditahan di Pomdam Jaya.

Namun, Yusri belum mengumumkan peran dan motif penyiraman air keras terhadap aktivis tersebut.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Jadi kita masih mendalami motifnya,” tegas dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Bandara Ngurah Rai Bali saat Nyepi 2026 Tutup, Cek Waktu Penerbangan Terakhir
• 23 jam laludisway.id
thumb
Puncak Arus Mudik: 92 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Cipali, Tujuh Kendaraan Derek Dikerahkan
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemkot Semarang Antisipasi Lonjakan Pemudik Jalur Darat
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tegas! Kemenhub Larang Maskapai Asing Angkut Penumpang Domestik via Transit
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Penyeberangan dari Ketapang ke Gilimanuk Ditutup Sementara untuk Nyepi, Intip Jadwalnya
• 11 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.