REPUBLIKA.CO.ID, KABUPATEN BOGOR -- Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memusatkan pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah di Alun-Alun Kecamatan Leuwiliang pada Jumat, 20 Maret 2026, di samping pelaksanaan serentak di seluruh cabang.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bogor Ahmad Yani mengatakan Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada 20 Maret 2026 dan akan dilaksanakan serentak di seluruh cabang di wilayah Kabupaten Bogor.
Baca Juga
1 Syawal 1447 Hijriyah Jatuh Hari Kamis atau Jumat? Ini Prediksi Observatorium Bosscha
Pernah Terjadi Perbedaan Hari Idul Fitri di Zaman Sahabat Nabi
Khutbah Idul Fitri 2026: Musibah Akibat Perbuatan Manusia Merusak Alam
“Kami menggelar Sholat Id di seluruh cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Bogor,” ujar Ahmad Yani, Rabu (18/3/2026).
Ia menjelaskan pelaksanaan Sholat Idul Fitri tersebar di sejumlah wilayah seperti Cibinong, Parung, Ciseeng, Sukajaya, Jasinga, hingga wilayah lainnya yang berada dalam struktur cabang Muhammadiyah di Kabupaten Bogor.
/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%} .rec-desc {padding: 7px !important;}
Meski demikian, lokasi terbesar dan terpusat akan digelar di Alun-Alun Kecamatan Leuwiliang yang diperkirakan menjadi titik berkumpulnya jamaah dalam jumlah besar. Sholat Id di lokasi tersebut dijadwalkan dimulai pukul 06.30 WIB.
Selain di Leuwiliang, sejumlah lokasi lain juga disiapkan oleh masing-masing Pimpinan Cabang Muhammadiyah, antara lain di lapangan sekolah, halaman masjid, hingga area fasilitas pendidikan Muhammadiyah yang tersebar di berbagai kecamatan.
View this post on Instagram
A post shared by Republika Online (@republikaonline)