VIVA –Menjelang Lebaran, momen silaturahmi menjadi saat yang paling dinanti untuk berkumpul bersama keluarga. Di tengah kehangatan tersebut, rasanya belum lengkap dan ada yang kurang jika tidak menyantap opor ayam, hidangan ikonik yang selalu membawa memori kebersamaan di meja makan.
Tapi di balik kelezatannya, banyak orang masih menghadapi masalah klasik yakni santan pecah saat dimasak. Dalam dunia kuliner, santan pecah terjadi ketika emulsi antara lemak dan air di dalam santan rusak. Hal ini biasanya dipicu oleh suhu terlalu tinggi, perubahan suhu mendadak, atau teknik memasak yang kurang tepat.
Agar opor ayam kamu tetap sempurna saat Lebaran, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan saat memasak opor agar santan tidak pecah.
1. Gunakan Api Kecil hingga Sedang
Jangan tergoda memasak dengan api besar supaya cepat matang. Santan butuh proses pemanasan perlahan agar tetap stabil. Pemanasan lembut membantu menjaga tekstur tetap halus
2. Masukkan Santan di Waktu yang Tepat
Untuk hasil terbaik, santan kental sebaiknya dimasukkan di tahap akhir memasak. Ini menjaga rasa tetap kaya sekaligus mencegah pecah
3. Aduk Secara Konsisten
Mengaduk perlahan membantu distribusi panas merata dan menjaga santan tetap menyatu. Ini teknik sederhana tapi sangat krusial.
4. Hindari Bahan Asam Terlalu Cepat
Jika menggunakan bahan seperti jeruk nipis atau tomat tambahkan di akhir. Asam bisa mempercepat proses pemisahan santan.
5. Gunakan Santan Berkualitas
Chef profesional selalu menekankan pentingnya bahan dasar. Santan berkualitas baik lebih stabil dan menghasilkan rasa yang lebih konsisten.
Berkaitan dengan opor ayam, Sasa hadir memberikan inspirasi agar perayaan silaturahmi semakin bermakna melalui Sasa OPORasi Lebaran Food Festival yang digelar di Q-Big BSD City pada Minggu 8 Maret lalu. Melalui festival ini, perusahaan makanan dan bumbu masak ingin menemani para ibu dan keluarga Indonesia mempersiapkan hidangan hari raya tanpa repot.
Opor yang lezat kini bisa disajikan dengan lebih praktis menggunakan Sasa Santan sebagai bahan utama, memastikan kuahnya tetap konsisten, gurih, dan creamy. Sebagai wujud nyata dari inspirasi ini, pihaknya turut menghadirkan 1.447 porsi opor ayam untuk dinikmati bersama masyarakat sebagai santapan berbuka puasa, menghadirkan suasana kebersamaan dan silaturahmi yang semakin hangat menjelang Lebaran.




