Mendagri: Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Atasi Backlog Perumahan

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan perlunya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi backlog perumahan di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam acara sosialisasi di Jakarta, Rabu.

Penyelesaian persoalan perumahan, menurut Tito, tidak dapat dilakukan oleh satu kementerian saja. Ia memuji Menteri PKP Maruarar Sirait dan menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak untuk mengatasi backlog yang masih besar. Dalam keterangannya, Tito menyebutkan bahwa data dari Kepala BPS menunjukkan Kementerian PKP tidak dapat bekerja sendiri mengatasi masalah ini.

Dalam kesempatan tersebut, Tito menjelaskan bahwa arah kebijakan perumahan pemerintah sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan keadilan sebagai prinsip utama pembangunan, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. "Beliau menginginkan adanya keadilan, dan perumahan adalah kebutuhan mendasar," ujarnya.

Mendagri juga mengakui bahwa tantangan yang dihadapi cukup berat, baik dari sisi jumlah kebutuhan maupun kompleksitas persoalan di lapangan. Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah masalah perizinan, yang harus diatasi untuk mempercepat pembangunan perumahan.

Untuk mendukung percepatan program perumahan, pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan, seperti meniadakan BPHTB dari lima persen NJOP dan mempercepat proses perizinan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tito memastikan bahwa Kemendagri akan terus mendukung berbagai langkah percepatan program perumahan melalui kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.

/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%}
.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Sebagai sahabat dan mitra dalam kabinet, kami tentu akan mendukung program positif beliau," tutup Tito.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
H-3 Lebaran, Terminal Kampung Rambutan Berangkatkan Sekitar 20.000 Orang
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 18 Maret: Galeri24 dan UBS Stabil
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Dukung Efisiensi BBM Lewat WFH, Ketua KPTIK Optimalkan Warkop Digital dan Luncurkan Program Maestro Teacher
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Kapolri-Sri Sultan Cek Stasiun Tugu Yogya, Sebut Puncak Mudik Terjadi Hari Ini
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
FAM Kecewa Vietnam Lolos Piala Asia 2027! Malaysia Disanksi AFC, Banding Segera Diajukan?
• 17 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.