Didampingi PNM, Ibu Wulan Berhasil Ubah Usaha Kecil Jadi Penopang Keluarga

viva.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Di Denpasar, Bali, kisah Ibu Wulan menjadi contoh keteguhan seorang perempuan dalam menghadapi keterbatasan ekonomi. Berawal dari kondisi tanpa pekerjaan, kesulitan membayar biaya sekolah anak, hingga belum memiliki rumah, ia memilih bertahan dengan memulai usaha sederhana berjualan daun jeruk. Perjalanan itu dijalani dengan dukungan pendampingan dari PNM Mekaar yang membantunya bangkit secara bertahap.

Dalam prosesnya, Ibu Wulan tidak berjalan sendiri. Pendamping PNM yang dikenal sebagai “kakak-kakak putih biru” turut memberikan arahan sekaligus mempertemukannya dengan sesama ibu-ibu nasabah. Lingkungan tersebut menjadi ruang saling berbagi pengalaman dan semangat untuk terus berusaha di tengah keterbatasan.

Baca Juga :
Mudik Bersama BUMN, PNM Fasilitasi Ratusan Peserta Mudik Tanpa Cemas Ongkos
Purbaya Sebut Dapat Sinyal Positif dari Prabowo soal Ambil Alih PNM, Begini Katanya

Bagi Ibu Wulan, perjuangan yang dilakukan bukan hanya untuk dirinya, melainkan demi masa depan anak-anak dan keluarganya. Ia menegaskan bahwa tekad untuk tidak menyerah menjadi kunci dalam menjalani usaha yang dirintis dari nol. Dukungan pendampingan juga menjadi faktor penting dalam melewati masa-masa sulit.

Seiring waktu, usaha kecil yang dijalankan mulai menunjukkan hasil. Dari berjualan daun jeruk, Ibu Wulan kini mampu menyekolahkan kedua anaknya, membangun rumah, serta mengembangkan usaha lain seperti jasa setrika dan katering panggilan. Perkembangan ini mencerminkan adanya peningkatan kondisi ekonomi keluarga secara bertahap.

Kisah tersebut juga menunjukkan bahwa pemberdayaan usaha ultra mikro tidak hanya bergantung pada akses permodalan, tetapi juga pendampingan yang berkelanjutan. Interaksi antaranggota kelompok serta dukungan dari pendamping dinilai berperan dalam membangun kepercayaan diri dan kapasitas usaha para nasabah.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menyatakan bahwa pengalaman Ibu Wulan menjadi gambaran nyata potensi perempuan Indonesia ketika mendapatkan pendampingan yang tepat. Menurutnya, setiap ibu memiliki peluang untuk berkembang dan menjadi penopang utama ekonomi keluarga.

PNM, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menghadirkan program pemberdayaan bagi masyarakat prasejahtera. Upaya tersebut tidak hanya ditujukan untuk mendukung keberlangsungan usaha, tetapi juga membantu menciptakan kehidupan yang lebih sejahtera bagi keluarga nasabah. (LAN)

Baca Juga :
PNM Bersama Jurnalis Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk Panti Penyandang Disabilitas
Perempuan Tumbuh Bersama PNM, Menggerakkan Ekonomi Keluarga hingga Komunitas
Ramadan Madani, Maknai Harmoni: Dari Sabang hingga Merauke, PNM Tebar Kebaikan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Kantong Parkir yang Tersedia saat Jakarta Bedug Kolosal Berlangsung, Cek di Sini!
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Perang Tak Imbang: Drone Rp300 Juta Iran Dilawan Rudal Rp60 Miliar AS
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sekitar 100 Jamaah di Tulungagung Gelar Shalat Idul Fitri Lebih Awal, Berlangsung Kondusif Tanpa Gesekan
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Stasiun Pasar Senen dan Gambir jadi Stasiun Terpadat Mudik 2026, Penumpang Tembus 53 Ribu per Hari
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Reformasi Peradilan, Inkonsistensi Pengadilan Khusus
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.