Konflik ini bermula dari laga final Januari lalu. Dewan Banding CAF menetapkan Maroko menang 3-0 lantaran pelatih Senegal, Pape Thiaw, dan sejumlah pemain sempat meninggalkan lapangan selama 15 menit.
Aksi tersebut merupakan protes atas penalti yang diberikan wasit untuk Maroko pada masa tambahan waktu saat skor masih 0-0.
Baca Juga :
Reaksi Netizen Gelar Senegal Dicabut dan Maroko Juara AFCON 2025, Jujur Janggal!Meski pertandingan sempat dilanjutkan dan Senegal menang lewat gol Pape Gueye pada babak tambahan waktu, CAF secara mengejutkan membatalkan hasil tersebut pada Rabu dini hari, 18 Maret 2026.
Dikutip melalui The Guardian, Sekretaris Federasi Sepak Bola Senegal, Abdoulaye Seydou Sow, mengecam keras putusan tersebut. Dalam wawancara dengan lembaga penyiaran publik di Senegal, ia menyebut keputusan CAF sebagai bentuk ketidakadilan besar yang tidak memiliki dasar hukum.
"Ini adalah aib bagi Afrika. Kami tidak akan mundur. Presiden federasi segera berkoordinasi dengan pengacara untuk membawa kasus ini ke CAS demi mendapatkan keputusan akhir." tegas Sow. (Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





