BEKASI, KOMPAS.com - Jumlah kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama meningkat tajam menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Rabu (18/3/2026).
Pada periode H-10 hingga H-4 Lebaran, 11–17 Maret 2026, tercatat 387.451 kendaraan menuju arah timur.
Angka ini naik 95,59 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 198.098 kendaraan.
Khusus pada Rabu pagi, jumlah kendaraan mencapai 95.748 unit atau meningkat 268,06 persen dari kondisi normal 26.014 kendaraan.
Baca juga: Macet 40 Km di Tol Jakarta-Cikampek, Waktu Tempuh hingga 5 Jam
Vice President Corporate Secretary and Legal Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Ria Marlinda Paallo, mengatakan antrean sempat terjadi akibat penerapan contraflow (lawan arus) di kilometer 36.
“Syukurnya ini mulai terurai dengan diberlakukannya one way nasional dari KM 70 menuju KM 414 GT Kalikangkung,” ujar Ria saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (18/3/2026).
Menurut dia, kepadatan terjadi karena lonjakan kendaraan dalam waktu bersamaan.
Ria menjelaskan, rekayasa lalu lintas sudah diterapkan bertahap sejak Selasa (17/3/2026), mulai dari one way tahap I KM 70–KM 263 pukul 15.00 WIB hingga contraflow KM 36–KM 70 sejak pukul 00.00 WIB.
“Per hari ini pukul 13.30 WIB telah dilaksanakan one way nasional dari KM 70 hingga KM 414,” katanya.
Lonjakan kendaraan juga menyebabkan kepadatan di sejumlah rest area. Karena itu, pemudik diminta mengatur waktu perjalanan dengan baik.
Baca juga: Link CCTV Pantau Arus Mudik di Tol Jakarta-Cikampek, Cek Titik Macet dan Kepadatan
“Pengguna jalan diharapkan terus meng-update informasi lalu lintas agar dapat memperkirakan waktu perjalanan yang tepat,” ujar Ria.
Ia menegaskan, waktu tempuh bersifat situasional sehingga kesiapan pengendara sangat penting.
Ria juga mengimbau pemudik memantau kondisi lalu lintas secara real time melalui CCTV di aplikasi Travoy.
“Harapannya pengguna jalan dapat mempersiapkan dan memperkirakan waktu tempuh ke tujuan,” ucapnya.
Untuk puncak arus mudik, diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3/2026) dengan volume kendaraan mencapai 126.000 unit melintasi GT Cikampek Utama.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang