JELAJAH LEBARAN 2026: Pelni Cabang Semarang Tambah Armada dan Kapasitas Hadapi Arus Mudik

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SEMARANG — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI Cabang Semarang memperkuat kesiapan dalam menyambut arus mudik Lebaran 2026. Langkah strategis ini mencakup penambahan armada, peningkatan kapasitas penumpang, hingga digitalisasi layanan guna menjamin kenyamanan dan keselamatan pemudik di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
 
Fokus perusahaan tertuju pada pemenuhan standar fasilitas dan operasional pelayanan di atas kapal selama periode sibuk tersebut.
 
Kepala Cabang Pelni Semarang, Yuniati Fatimah, menegaskan bahwa seluruh armada telah melewati proses pemeriksaan kelaikan secara menyeluruh.
 
"PELNI sendiri dalam menyambut arus mudik 2026 ini, seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, bahwa kami sudah memastikan kondisi armada kami dalam keadaan baik, bahkan sudah dilakukan ramp check," ujarnya saat ditemui Tim Jelajah Lebaran Bisnis Indonesia pada Senin (16/3/2026).
 
Periode angkutan mudik ditetapkan berlangsung mulai 6 Maret 2026 hingga 6 April 2026. Secara nasional, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026, sementara arus balik diperkirakan memuncak pada 2 April 2026.
 
Khusus di Semarang, kedatangan pemudik dari Kalimantan diprediksi mencapai titik tertinggi pada 18 Maret 2026 dengan arus balik dimulai pada 28 Maret 2026, sesuai dengan pola pergerakan penumpang tahunan.
 
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang signifikan, Pelni telah mengantongi izin dispensasi dari Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan kapasitas angkut kapal sepanjang periode mudik.
 
"Kami sudah meminta dispensasi kepada Kemenhub [Kementerian Perhubungan] sehingga kapasitas penumpang akan bertambah dibanding normal kurang lebih 30%—40%," tambah Yuniati.
 
Sebagai respons terhadap dinamika penumpang di Jawa Tengah, Pelni menambah alokasi kapal yang bersandar di Semarang. Jika pada hari biasa hanya mengoperasikan dua armada, pada periode Lebaran ini jumlahnya ditingkatkan menjadi lima armada.
 
Penambahan tiga kapal tambahan ini bertujuan untuk mengakomodasi estimasi total penumpang yang diprediksi mencapai rentang 12.000 hingga 15.000 orang selama masa angkutan Lebaran.
 
Data terkini menunjukkan pergerakan penumpang mulai menunjukkan tren kenaikan yang stabil. Hingga hari ini, KM Leuser yang tiba dari Sampit telah menurunkan 1.114 penumpang di Semarang.
 
Secara akumulatif sejak 6 Maret 2026, tercatat sebanyak 7.600 penumpang telah tiba menggunakan kapal Pelni, sementara sekitar 500 orang telah diberangkatkan menuju berbagai wilayah di Pulau Kalimantan dari Pelabuhan Tanjung Emas.


 
Peningkatan aspek kenyamanan menjadi prioritas evaluasi berkala manajemen dalam setiap momen hari raya. Salah satu inovasi yang menonjol tahun ini adalah penyediaan layanan internet di tengah laut untuk menghapus kejenuhan penumpang.
 
"Kalau kemarin-kemarin penumpang berlayar tidak ada sinyal, sekarang sudah ada Sea Wifi sehingga penumpang bisa terus terhubung dimanapun mereka berada," jelas Yuniati.
 
Kemudahan akses tiket juga diperluas melalui integrasi dengan berbagai platform digital, termasuk aplikasi perbankan dan dompet digital. Langkah ini melengkapi kanal konvensional seperti situs web resmi PELNI dan jaringan ritel modern.
 
Tujuannya adalah memastikan masyarakat dapat memperoleh tiket tanpa perlu mengantre secara fisik di loket pelabuhan yang berisiko menimbulkan penumpukan massa.
 
Selain kemudahan akses, terdapat program stimulus berupa diskon tiket sebesar 30% hasil kerja sama antara PELNI dan Kementerian Perhubungan. Program yang berlaku hingga 5 April 2026 ini menyediakan total kuota nasional mencapai 450.000 tiket.
 
Penumpang yang melakukan transaksi melalui aplikasi akan mendapatkan potongan harga secara otomatis sesuai dengan ketentuan kuota yang masih tersedia.
 
Yuniati berharap seluruh rangkaian mudik tahun 2026 dapat berjalan lancar sesuai dengan standar keselamatan pelayaran nasional.
 
"Seperti tagline mudik aman mudik nyaman, kami berharap semua penumpang Pelni bisa nyaman dan selamat sampai tujuan. Tidak ada kendala apapun. Kami juga berharap penumpang bisa lebih bijak untuk mencari tiket melalui platform resmi Pelni dan jangan sampai terlambat untuk tiba di dermaga," pungkasnya. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
H-3 Lebaran, Pedagang Pasar Kaget di Cirebon Kebanjiran Pembeli
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Kapolri-Sri Sultan Cek Stasiun Tugu Yogya, Sebut Puncak Mudik Terjadi Hari Ini
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Pantau Pelabuhan Merak & Ciwandan, Kakorlantas Pastikan Arus Mudik Terkendali
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Turis Jepang Segera Bisa Gunakan QR untuk Transaksi di Indonesia
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kementerian HAM Ingin Jaga Media Mainstream Tak Tergerus Ancaman Penetrasi Media Sosial
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.