Militer Bahrain Cegat Ratusan Rudal dan Drone sejak Iran Balas Serangan Israel-AS

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Pihak militer Bahrain menyatakan telah mencegat ratusan rudal dan drone yang diluncurkan dari Iran ke wilayah negara tersebut sejak konflik pecah di Kawasan Teluk Persia.

Dilansir Antara, Rabu (18/3/2026), Komando Umum Angkatan Bersenjata Bahrain menyebut terdapat 130 rudal dan 234 drone yang berhasil dicegat dari Iran. 

Militer Bahrain juga mengatakan sistem pertahanan udara mereka terus menghadang gelombang serangan berturut-turut dari Iran, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada demi keselamatan.

Warga Bahrain juga diminta menjauhi lokasi yang mengalami kerusakan atau benda mencurigakan, serta tidak mendokumentasikan operasi militer yang sedang berlangsung maupun titik jatuhnya puing rudal.

Pihak militer menekankan pentingnya memperoleh informasi dari sumber resmi dan memantau saluran komunikasi pemerintah untuk menerima peringatan atau instruksi terkini.

Dalam pernyataan yang sama, angkatan bersenjata Bahrain menegaskan bahwa peluncuran rudal balistik dan drone ke fasilitas sipil dan properti pribadi merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Baca Juga

  • Pejabat Keamanan Senior AS Umumkan Mundur, Kritik Perang dengan Iran
  • Fokus Perang Iran, Trump Minta KTT dengan Xi Jinping Ditunda
  • Iran Bersumpah akan Kejar dan Bunuh Netanyahu

"Serangan tersebut juga dinilai sebagai ancaman langsung terhadap perdamaian dan keamanan kawasan," kata militer Bahrain.

Ketegangan di kawasan Teluk Persia meningkat sejak Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari 2026, yang dilaporkan menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Iran kemudian membalas agresi militer itu dengan meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.

Serangan militer Iran itu menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan pada pasar global dan penerbangan internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Khofifah Perkuat Pendidikan Inklusif Lewat Safari Bansos Amaliyah Ramadan di Bangkalan
• 10 jam lalumatamata.com
thumb
Pelaku TNI Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus, Siapa Aktor Intelektualnya? 
• 7 jam laluharianfajar
thumb
KSP Pastikan Ketahanan Energi, dari Listrik Desa hingga Pasokan Aman Lebaran 2026
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
4 Tips Membersihkan Rumah Menjelang Lebaran agar Lebih Efektif
• 8 jam lalubeautynesia.id
thumb
Arus Mudik Terus Meningkat, 52 Ribu Orang Tinggalkan Jakarta Lewat Daop 1 pada H-2 Lebaran
• 24 menit lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.