Jalan Tol Fungsional dan One Way Bakal Diaktifkan Jika Terjadi Kepadatan Arus Mudik dan Balik

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga Persero Tbk, Rivan Achmad Purwantono, menyampaikan kesiapan infrastruktur dan rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik selama Lebaran 2026.

Pernyataan Rivan tersebut dikemukakan dalam konferensi pers Kesiapan Infrastruktur dan Pangan Jelang Nyepi dan Idulfitri, di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Pemudik Wanita Tertinggal Rombongan di Rest Area KM 130 Tol Cipali, Dikira Tidur di Mobil Ternyata Salat

Jasa Marga telah mengelola jaringan jalan tol sepanjang 1.294 kilometer yang menjadi tulang punggung arus mudik nasional.

“Kami memperkirakan tiga setengah juta kendaraan akan melintas keluar dari Jakarta,” ujar Rivan.

Rivan menjelaskan bahwa proyeksi pergerakan kendaraan dipantau melalui sistem teknologi lalu lintas yang memungkinkan prediksi kepadatan secara lebih akurat, yakni penggunaan platform intelligent transportation system atau kamera yang ditingkatkan fasilitasnya menjadi intelligent traffic analysis maupun radar.

"Perkiraan tidak hanya jumlah (yang akurat), tetapi juga prediksi di setiap waktunya,” jelas dia.

Menurut Rivan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada pertengahan Maret dengan dominasi kendaraan menuju arah timur atau Trans-Jawa. Menurutnya, terjadi dua gelombang arus mudik, yakni pada 14 Maret dan 18 Maret.

“Hari ini (18 Maret) diperkirakan mencapai 256 ribu LHR-nya (lalu lintas harian). Dan semalam terbukti sudah 221 ribu, (ini) adalah yang tertinggi sejak 13 Maret yang lalu,” katanya.

Para pemudik terpantau 50 persen ke arah timur, yaitu ke arah Trans-Jawa. Dan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan pemudik, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah ruas tol fungsional yang dapat digunakan saat arus mudik maupun arus balik.

Beberapa di antaranya adalah Tol Fungsional Jakarta-Cikampek 2 Selatan. Tol ini digunakan terutama pada saat arus balik dari Cipularang atau dari Bandung menuju Jakarta sepanjang 50 kilometer. Mulai dari Sadang sampai dengan Setu.

Selain itu, ruas tol fungsional lain juga telah disiapkan di sejumlah wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Seperti untuk Tol Fungsional Yogyakarta–Solo atau sebaliknya dengan jarak sekitar 11,48 kilometer.

“Kali ini lintasan ruas tol sudah sampai di wilayah Yogyakarta atau tepatnya Purwomartani dari Kalasan. Ini sangat membantu untuk masyarakat yang melakukan mudik,” katanya.

Tol fungsional selanjutnya adalah ruas Yogyakarta–Bawen di seksi 6, yaitu Bawen–Ambarawa sepanjang sekitar 5 kilometer. Keberadaan tol ini membuat masyarakat tidak perlu keluar tol dari Bawen dan langsung bisa menuju Ambarawa.

Dan satu lagi tol fungsional yang akan diaktifkan selama arus mudik dan balik adalah ruas Probolinggo—Besuki sepanjang sekitar 50 kilometer. Ruas ini diperkirakan akan memangkas perjalanan yang cukup signifikan

“Karena sebelumnya harus melewati jalur yang lebih panjang,” katanya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Puncak Arus Mudik di Bakauheni, Armada Kapal Disiagakan Hingga 33 Unit
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
BMKG Laporan Jakarta Kota Terpanas di Indonesia, Pramono: Kota Boleh Panas, Tapi Hati Dingin
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Mudik Lebaran 2026 Lebih Tenang, Kalla Toyota Hadirkan Posko Siaga 24 Jam di Jalur Trans Sulawesi
• 16 jam laluterkini.id
thumb
Direktur Pusat Kontraterorisme AS Mengundurkan Diri, Tolak Perang Iran
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jadwal Imsak Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 18 Maret 2026
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.