Pimpinan Komisi I soal 4 Bais TNI Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Tindak Tegas

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta mengatakan, pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus harus ditindak tegas. Ia menilai tindakan kekerasan terhadap aktivis merupakan ancaman serius bagi demokrasi dan kebebasan sipil di Indonesia.

Sukamta prihatin atas peristiwa tersebut. Terlebih pelaku merupakan anggota TNI yang merupakan mitra kerja Komisi I. Total ada 4 orang yang berasal dari Bais TNI.

Politikus PKS itu menekankan pentingnya evaluasi internal di tubuh TNI untuk memastikan profesionalisme prajurit, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pertahanan negara.

“TNI adalah institusi yang sangat dihormati rakyat. Oleh karena itu, setiap pelanggaran oleh oknum harus ditindak tegas agar tidak merusak kepercayaan publik terhadap institusi secara keseluruhan,” tuturnya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/3).

Sukamta menilai kekerasan terhadap aktivis sipil menggunakan air keras merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip hak asasi manusia dan tidak dapat ditoleransi dalam negara demokrasi.

“Peristiwa ini bukan hanya tindak kriminal biasa, tetapi juga menjadi ancaman terhadap kebebasan sipil dan ruang demokrasi. Negara tidak boleh kalah oleh praktik-praktik kekerasan seperti ini,” ujar dia.

Ia menegaskan proses hukum harus berjalan secara transparan, profesional, dan akuntabel. Ia juga meminta tidak ada upaya menutup-nutupi kasus tersebut.

“Kami di Komisi I DPR RI akan mengawal kasus ini secara serius. Penegakan hukum harus menyentuh hingga ke akar, termasuk jika ada pihak yang memerintahkan atau merancang aksi tersebut,” ucap Sukamta.

“Aktivis HAM adalah pilar penting dalam menjaga demokrasi. Negara wajib hadir memberikan perlindungan, bukan justru menjadi sumber ancaman,” imbuh dia.

TNI: Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Anggota BAIS TNI

Danpuspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto mengungkap identitas 4 tersangka dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.

Keempatnya merupakan anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI yang berasal dari 2 matra, yakni Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).

Yusri merinci, 4 tersangka tersebut memiliki pangkat berbeda, mulai dari perwira hingga bintara.

“Kami sampaikan bahwa keempat yang diduga pelaku ini semuanya anggota dari Denma BAIS TNI ya. Jadi inisialnya NDP pangkatnya Kapten. Kemudian inisial SL pangkatnya Lettu. Kemudian inisial BHW pangkatnya Lettu. Kemudian yang terakhir inisial ES pangkatnya Serda,” katanya dalam konferensi pers yang digelar di Mabes TNI, Rabu (18/3).

“Jadi memang kalau di Denma itu kan ada beberapa macam matra ya. Jadi bisa saya sampaikan matranya adalah dari AL dan AU,” sambung Yusri.

Para pelaku di tahanan Super Security Maximum di Pomdam Jaya. Yusri menyebut, pihaknya juga masih mendalami motif di balik aksi penganiayaan itu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tampang Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Teridentifikasi, Ini Penampakannya!
• 9 jam laludisway.id
thumb
TNI Amankan 4 Anggota Terkait Serangan Air Keras, LBH Jakarta Angkat Suara
• 2 jam lalueranasional.com
thumb
Kompolnas Desak Polisi Segera Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunu
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ada Bengkel Gratis di Pos Gadog Puncak, Pengendara Bisa Perbaiki Kendaraan
• 13 jam laludetik.com
thumb
Politisi PSI Sulsel Rezki Mulfiati Lutfi Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim di Penghujung Ramadan
• 11 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.