H-3 Idulfitri, 25.630 Orang Berangkat Mudik lewat Pelabuhan Tanjung Perak

suarasurabaya.net
2 jam lalu
Cover Berita

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) mencatat ada sebanyak 25.630 orang melakukan perjalanan lewat Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada periode mudik Lebaran Idulfitri 2026.

Data operasional tersebut, diambil dari laporan harian periode mudik Lebaran Idulfitri yang dicatat Pelindo mulai dari Sabtu (7/3/2026) hingga Rabu (18/3/2026) atau H-3 Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.

Sementara, total penumpang yang turun atau tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mencapai 79.934 orang. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan jumlah penumpang yang berangkat.

Sedangkan jumlah penumpang yang melanjutkan perjalanan (transit) tercatat sebanyak 3.614 orang.

Tingginya angka kedatangan itu menunjukkan arus mudik melalui jalur laut mulai didominasi pergerakan masyarakat yang kembali ke daerah asal.

Lebih lanjut, untuk aktivitas bongkar tercatat mencapai 12.860 unit, sedangkan total muat sebanyak 8.939 unit. Hal tersebut menunjukkan distribusi logistik menjelang Lebaran turut mengalami kenaikan.

Pergerakan kapal di pelabuhan didominasi oleh rute-rute populer seperti Surabaya menuju Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, hingga wilayah Indonesia timur lainnya.

Sejumlah operator pelayaran seperti Dharma Lautan Utama, Pelni, hingga DLN turut berperan dalam melayani lonjakan penumpang tersebut.

Ana Adiliya General Manager Cabang Kalimas dan GSN Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa mengatakan, dalam periode mudik Lebaran Idulfitri tahun ini, terdapat 39 armada angkutan laut.

“Di antara 39 unit itu, ada 11 kapal penumpang, kemudian 27 kapal Kapal RoRo (Roll-On Roll-Off) dan satu kapal perintis,” katanya.

Selama periode mudik Lebaran Idulfitri, pihaknya sebelumnya juga sudah memastikan kesiapan secara menyeluruh, mulai dari tambatan kapal, bangunan terminal, ruang tunggu, ruang prioritas untuk lansia, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, serta berbagai fasilitas penunjang seperti troli.

Selain itu, pihaknya juga menerapkan langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem yang belakangan terjadi di Surabaya.

“Cuaca ekstrem memang terjadi di Surabaya akhir-akhir ini juga ada angin yang cukup kencang. Jadi, kami mengantisipasi, kami menambah jumlah kapasitas untuk ruang tunggu sementara,” katanya.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kenyamanan penumpang apabila terjadi keterlambatan keberangkatan kapal.

“Jadi, ketika ada kapal yang terjadi delay atau keterlambatan, penumpang ini masih tetap nyaman untuk menunggu,” pungkasnya.(ris/rid)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Ngambek, Uring-uringan Ancam NATO dan Sekutu soal Iran
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Atasi Kepadatan Pemudik, Petugas Resmi Terapkan Contraflow di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek
• 23 jam lalunarasi.tv
thumb
H-3 Lebaran, Volume Kendaraan di Tol Cipali Melonjak Hampir 2 Kali Lipat
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Cerita Polisi Berlutut dan Memohon Agar Warga Tak Bentrok di NTT
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Medan Hari Ini, Rabu 28 Ramadan 1447 H
• 17 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.