JAKARTA, DISWAY.ID -- Jasa Marga memprediksi ada 3,5 juta kendaraan diperkirakan akan keluar dari Jakarta selama periode arus mudik Lebaran tahun ini.
Angka tersebut menjadikan Jasa Marga sebagai tolok ukur utama dalam memantau pergerakan lalu lintas nasional.
"Jasa Marga mengelola 1.294 km dan merupakan tolok utama atau ukuran utama terutama di arus mudik tahun 2024 ini. Kami memperkirakan 3,5 juta kendaraan akan melintasi keluar dari Jakarta," kata Dirut Rivan Achmad Purwantono di Kantor Staf Kepresidenan, Rabu, 18 Maret 2026.
BACA JUGA:4 Pelaku Serangan Andrie Yunus Ditangkap, LBH Jakarta: Sikap TNI Prematur, Tidak Masuk Akal!
BACA JUGA:Tampang Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Teridentifikasi, Ini Penampakannya!
Rivan mengatakan pihaknya menggunakan data yang didukung teknologi Intelligent Transportation System (ITS) serta kamera yang ditingkatkan fasilitasnya menjadi ITA atau Intelligent Traffic Analysis maupun radar.
Ia menyebut 3,5 juta tersebut terjadi pada 14 Maret 2026 dan 18 Maret 2026.
"Yang 3,5 juta ini kami perkirakan akan muncul gelombang mudik yaitu di tanggal 14 dan tanggal 18 hari ini," imbuhnya.
Menurutnya, pada hari ini, volume lalu lintas harian (LHR) diperkirakan mencapai 256.000 kendaraan.
“Semalam ternyata terbukti sudah 221.000 adalah yang tertinggi sejak tanggal 13 Maret yang lalu," jelasnya.
BACA JUGA:Jelang Lebaran 2026, Kemenag Cairkan Dana BOS Pesantren Rp111,9 Miliar
BACA JUGA:Wakil Rakyat Ini Dukung Putusan MK, Hapus Kebijakan Pensiun Seumur Hidup Anggota DPR dan Pejabat Tinggi Negara
Dari total pergerakan tersebut, sekitar 50 persen kendaraan diperkirakan menuju arah timur, khususnya ke jalur Trans Jawa yang menjadi rute favorit pemudik.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus, Jasa Marga juga menyiapkan sejumlah ruas tol fungsional.
Salah satunya adalah Japek II Selatan sepanjang 50 km yang akan difungsikan saat arus balik.
- 1
- 2
- »





