Terduga Penyiram Air Keras Aktivis KontraS dari BAIS TNI

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI) mengungkap empat terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus berasal dari Badan Intelijen Strategis (BAIS).

Hal itu disampaikan Danpuspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto saat menjawab pertanyaan awak media di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3).

BACA JUGA: Puspom TNI Tahan 4 Prajurit Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Kepada Aktivis KontraS

"Kami ingin sampaikan empat terduga pelaku ini semua dari satuan Denma BAIS TNI. Jadi, bukan dari satuan mana-mana," kata Yusri, Rabu.

Adapun, Puspom TNI sebelumnya menerima penyerahan empa prajurit dari Denma BAIS TNI yang diduga sebagai pelaku penyiraman air keras.

BACA JUGA: Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Kapolri: 81 CCTV Sedang Didalami

Menurut Yusri, inisial empat terduga pelaku penyiraman ialah NDP, SL, BHW, dan ES dan berasal dari TNI AL dan AU.

"Jadi, di Denma itu ada berbagai macam matra. Jadi, saya sampaikan matranya dari AL dan AU," katanya.

BACA JUGA: TNI Ikut Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Yusri melanjutkan empat terduga pelaku saat ini masih ditahan dan diperiksa mendalam oleh Puspom TNI menyikapi kasus penyiraman.

"Kami masih mendalami apa motifnya," ujar jenderal bintang dua itu.

Yusri melanjutkan Puspom TNI bakal menjerat para terduga dengan Pasal 467 KUHP Tentang Penganiayaan Berencana.

"Kemudian sebagai tindak lanjut, Puspom TNI akan melakukan laporan polisi, melakukan penahanan sementara, kami akan mengajukan visum et repertum," ujarnya.

Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi korban dari aksi kejahatan penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK).

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyebut Andrie disiram air keras oleh OTK pada Kamis kemarin. 

"Mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata," kata Dimas seperti dikutip dari pernyataan pers KontraS, Jumat ini. 

Dia melanjutkan Andrie disirim OTK setelah melakukan perekaman siniar atau podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) bertajuk Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia yang rampung pada Kamis sekitar pukul 23.00 WIB.

Dimas mengatakan Andrie segera dibawa ke rumah sakit demi mendapatkan penanganan secara medis setelah peristiwa penyiraman.

"Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen," kata dia. (ast/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
325 Bus Mudik Gratis Antar Pemudik Tujuan Jawa Tengah
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ribuan Pemudik Diberangkatkan Bupati dari Pendopo, Pemkab Sidoarjo Siapkan 28 Bus untuk 5 Rute Favorit
• 7 jam lalurealita.co
thumb
Talent Scouting UI Bikin Geger Sebut Peserta "Lulus" Tapi Berubah Jadi Tidak Lulus, Kampus Minta Maaf
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Mabes TNI Buka Suara Soal Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Dari Satuan BAIS
• 5 jam laludisway.id
thumb
4 Prajurit TNI Terlibat Kasus Penyiraman Air Keras, Kang TB Minta Pemberi Perintah Diusut
• 42 menit lalujpnn.com
Berhasil disimpan.