Apresiasi Langkah Kemkomdigi Lindungi Anak di Ruang Digital, Plan International Indonesia Tambah Beberapa Masukan

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Eksekutif Plan International Indonesia, Dini Widiastuti, menilai Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permen Komdigi) Nomor 9 Tahun 2026 tentang tata kelola penyelenggaraan sistem elektronik dalam perlindungan anak merupakan langkah konkret untuk melindungi anak-anak Indonesia dari berbagai risiko di ruang digital.

Hal tersebut disampaikan melalui surat resmi organisasi tersebut kepada Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan ramah bagi anak-anak.

“Plan Indonesia terpanggil untuk turut mendukung implementasi peraturan ini sekaligus memberikan masukan agar kebijakan perlindungan anak di ruang digital semakin kuat,” ujar Dini.

Sebagai bagian dari dukungan tersebut, Plan International Indonesia juga menyampaikan sejumlah masukan guna memperkuat implementasi kebijakan. Di antaranya adalah mendorong terciptanya ekosistem internet yang sehat melalui peningkatan literasi digital, serta penguatan peran orang tua, sekolah, dan komunitas.

Selain itu, organisasi tersebut juga menyoroti pentingnya penguatan layanan edukasi dan pendampingan bagi anak-anak yang terdampak negatif penggunaan media sosial, seperti paparan pornografi, gangguan kesehatan mental, maupun persoalan psikososial.

Baca Juga: Meutya Hafid Minta Pegawai Komdigi Tetap Maksimal Bekerja Jelang Lebaran

Meutya Hafid menyampaikan apresiasi atas komitmen Plan International Indonesia dalam mendukung upaya perlindungan anak di ruang digital.

“Kami mengapresiasi dukungan Plan International Indonesia. Perlindungan anak di ruang digital tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Ini adalah kerja bersama antara pemerintah, masyarakat sipil, orang tua, sekolah, dan platform digital agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh, belajar, dan berpartisipasi secara aman di dunia digital,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Jajaki Kerja Sama Industri LPG dengan Brunei Darussalam
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kronologi Ibu Hamil Dibunuh Pasutri di Cirebon Hanya Demi Uang Rp83 Ribu dan HP
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Tok Tok Tok... Bos WKM Menang Lawan Polda Metro Jaya di Praperadilan Menjelang Lebaran
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
UI dan Erick Thohir Siapkan Prodi Manajemen Olahraga Nasional
• 21 jam laludisway.id
thumb
Potensi Kerugian Devisa dari Industri Pariwisata RI karena Konflik TImur Tengah Capai Rp184,8 Miliar per Hari
• 1 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.