Polri Periksa 86 Rekaman CCTV Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

okezone.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan terus mengusut tuntas kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus. 

1. Usut Tuntas

"Kemarin Bapak Presiden sudah jelas memerintahkan kita harus mengusut tuntas. Tentunya saat ini Polri sedang bekerja," kata Sigit di Polda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026). 

Menurut Sigit, pihaknya sampai saat ini sedang mendalami 86 rekaman kamera pengawas atau CCTV untuk mengungkap siapa pelaku penyiraman air keras tersebut. 

Baca Juga :
Kapolri soal Penyiraman Air Keras: Anggota Sedang Bekerja, Mohon Doanya

"Kemarin sudah ditampilkan 86 CCTV dan saat ini itu sedang dilakukan pendalaman. Yang jelas, tentunya kita tidak berhenti sampai di situ," ujar Sigit. 

Kapolri menjelaskan, polisi juga mencari sumber informasi, alat bukti, dan barang bukti lainnya. Sehingga nantinya, kata Sigit semua akan disatukan untuk membuat kasus ini menjadi terungkap serta terang benderang.

"Saya kira saat ini seluruh anggota kami sedang bekerja dan mohon doanya untuk hasilnya bisa segera didapat," ucap Sigit. 

Baca Juga :
TNI Pastikan Transparan Selidiki Dugaan Keterlibatan Prajurit dalam Kasus Penyiraman Air Keras

Sebelumnya, Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya mengungkapkan insiden itu terjadi usai Andrie Yunus menghadiri acara podcast berjudul "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), sekitar pukul 23.00 WIB, pada Kamis 12 Maret 2026. 

Andrie menderita luka bakar sebanyak 24 persen. Berdasarkan kronologinya, kejadian itu bermula ketika Andrie tengah mengendarai sepeda motornya di Jalan Salemba I - Talang, Jakarta Pusat.

 

Baca Juga :
TNI Selidiki Dugaan Keterlibatan Prajurit dalam Kasus Penyiraman Air Keras


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Kanada Tolak Gabung Operasi Militer AS-Israel Lawan Iran
• 8 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Kapolri Berangkatkan Ribuan Peserta Mudik Gratis Presisi 2026 di Polda Metro
• 6 jam laludetik.com
thumb
Bank Jakarta sediakan 20 bus dalam Program Mudik Gratis 2026
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Tiga Indeks Saham Utama Naik, Selat Hormuz Berpotensi Dibuka Kembali, Harga Minyak Turun
• 12 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.