Kapolri Sebut Penyidik Amankan 86 CCTV Ungkap Pelaku Penyiraman Andrie Yunus

mediaindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita

KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan penyidik telah mengamankan 86 rekaman CCTV untuk mengungkap identitas pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

“Tentunya kita tidak berhenti sampai di situ. Namun juga mencari sumber-sumber informasi, alat bukti lain, barang bukti lain,” ujarnya usai menghadiri pelepasan mudik gratis di Polda Metro Jaya, Rabu (18/3).

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar kasus ini diusut tuntas. 

Baca juga : Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

“Kemarin bapak presiden sudah jelas memerintahkan kita harus mengusut tuntas, tentunya saat ini Polri sedang bekerja,” kata Listyo.

Menurutnya, seluruh bukti yang telah dikumpulkan akan dikombinasikan untuk memperjelas konstruksi perkara. Ia memastikan jajarannya terus bekerja maksimal dalam memburu pelaku. 

“Saya kira saat ini seluruh anggota kami sedang bekerja dan mohon doanya untuk hasilnya bisa segera didapat,” tandasnya.

Baca juga : DPR Bakal Panggil Polri dan Kontras Terkait Kasus Air Keras Andrie Yunus

Di sisi lain, TNI juga melakukan penyelidikan internal terkait dugaan keterlibatan prajurit dalam kasus tersebut. Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyebut langkah itu merupakan respons atas isu yang berkembang di masyarakat.

“Sejak kejadian, TNI sudah merespons dengan melakukan penyelidikan secara internal,” ujar Aulia di Balai Puspen TNI, Jakarta Pusat, Selasa (17/3).

Ia menegaskan penyelidikan dilakukan secara mandiri oleh TNI untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar. 

“Karena merespons yang berkembang di masyarakat itu, kita selidiki. Nanti hasilnya akan kita sampaikan,” katanya.

Aulia memastikan proses tersebut melibatkan aparat penegak hukum di lingkungan TNI dan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku. Ia juga menekankan bahwa institusinya akan bersikap terbuka terhadap hasil penyelidikan.

“TNI bekerja profesional dan transparan. Nanti akan kita update dan sampaikan,” tandasnya. (H-4)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026, 13 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Sumatra Lewat Pelabuhan Merak
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Jadwal Imsakiyah Tangerang Selatan Rabu 18 Maret 2026
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Mabes TNI Buka Suara Soal Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Dari Satuan BAIS
• 3 jam laludisway.id
thumb
Update Harga BBM Vivo dan BP Jelang Lebaran 2026
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Jelang Lebaran 2026, Kemenag Cairkan Dana BOS Pesantren Rp111,9 Miliar
• 5 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.