Tradisi Andilan Kebo Kembali Digelar, Simbol Kepedulian dan Persatuan Betawi

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Pemprov DKI Jakarta bersama Majelis Kaum Betawi meresmikan tradisi Andilan Potong Kerbau atau Andilan Kebo, yang sarat nilai gotong royong dan kepedulian sosial. Kegiatan tersebut digelar pada Rabu (18/3) di Pusat Kesehatan Hewan Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Sebanyak 9 ekor kerbau dipotong sebagai bagian dari tradisi tersebut. Kegiatan pemotongan telah berlangsung sejak tadi malam.

“Gubernur Jakarta hari ini menyerahkan kerbau untuk Andilan bagi kaum Betawi. Dan mudah-mudahan ini memberikan kontribusi menjaga, merawat budaya Betawi, sekaligus kita semua untuk urunan, arisan, gotong royong bagi adat budaya ini,” ucap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ketika menyerahkan kerbaunya.

Pram, sapaan Pramono, berharap tradisi ini dapat memperkuat persatuan masyarakat Betawi sekaligus menjadi fondasi pembangunan Jakarta ke depan.

“Saya hanya berharap bahwa Betawi sebagai masyarakat yang ada di Jakarta ini, kalau mereka bisa guyub rukun bersatu saya yakin ini akan memberikan dampak yang luar biasa bagi pembangunan Jakarta ke depan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pelestarian budaya Betawi menjadi penting seiring dengan penetapan budaya Betawi sebagai budaya utama di Jakarta melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi ini dapat menjadi landasan dalam membangun Jakarta sebagai kota global.

Sementara itu, Ketua Majelis Kaum Betawi, Fauzi Bowo atau Foke menyebut tradisi ini merupakan cerminan kesalehan sosial masyarakat Betawi yang berakar pada nilai religius. Tradisi ini juga menunjukkan kepedulian terhadap sesama, terutama di masa sulit.

“Kalau ini merupakan satu keseharian budaya Betawi, maka banyak sekali masalah-masalah yang bisa kita selesaikan. Orang Betawi selalu mendasarkan setiap tradisinya pada nilai-nilai religi,” kata Foke.

Ia menambahkan, tradisi andilan kebo bersifat bottom-up atau tumbuh dari masyarakat, sehingga tidak bergantung pada regulasi pemerintah. Namun, dukungan pemerintah tetap diharapkan untuk menjaga keberlangsungan tradisi tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ruang Terbuka Hijau Jakarta Makin Berkualitas Berkat Dukungan Pajak Warga
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Rutan Batam gelar bukber, WBP pererat silaturahim dengan keluarga
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Dua Hari Pemantauan di Arab Saudi, 2.248 Jamaah Umrah Indonesia Bertolak ke Tanah Air
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Wamendag Dyah Roro Ajak ASEAN Bersatu Hadapi Dampak Konflik Timur Tengah
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Ponpes Al Falah Kediri Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.