JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi hasil rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menempatkan Jakarta sebagai kota dengan suhu terpanas di Indonesia pada pertengahan Maret 2026.
Ia berkelakar, meski kondisi kota sedang panas, suasana hati harus tetap menyejukkan.
“Kota boleh panas, tapi hati tetap dingin,” ucap Pramono saat ditemui di kawasan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (18/3/2026).
Baca juga: Cuaca Panas Ekstrem, Hindari Keluar Ruangan Pukul 10.00-14.00 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum berencana melakukan rekayasa cuaca atau hujan buatan meski suhu panas ekstrem melanda ibu kota.
“Jakarta masih belum memerlukan dibuat hujan buatan,” ucap Pramono.
Untuk diketahui, BMKG merilis daftar kota dengan suhu terpanas mencapai 35 derajat Celsius pada pertengahan Maret 2026.
Data tersebut didasarkan oleh catatan suhu maksimum harian di kota-kota di Indonesia pada 14-15 Maret 2026.
Hasilnya, kota terpanas di Indonesia adalah Jakarta dengan suhu mencapai 35,6 derajat Celsius.
Lalu, disusul oleh Ciputat, Banten dengan suhu mencapai 35,4 derajat Celsius.
Sementara kota terpanas nomor tiga di Indonesia adalah Tangerang, Banten. Suhu di kota itu mencapai 35,4 derajat Celsius.
Baca juga: Panas Ekstrem di Jakarta, Pramono: Belum Perlu Hujan Buatan
Dilansir dari akun Instagram resmi @infobmkg, Minggu (15/3/2026), berikut ini 20 kota paling panas di Indonesia menurut BMKG:
1. Halim Perdana Kusuma TNI AU, Jakarta Timur, DKI Jakarta: 35.6 derajat Celsius
2. Balai Besar MKG Wilayah II, Ciputat, Banten: 35.5 derajat Celsius
3. Stasiun Klimatologi (Staklim) Banten, Tangerang, Banten: 35.4 derajat Celsius