Cuaca Panas Ekstrem, DKI Belum Pertimbangkan Rekayasa Hujan Buatan

republika.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum berencana melakukan rekayasa cuaca atau hujan buatan meskipun suhu panas ekstrem melanda ibu kota dalam beberapa hari terakhir.

“Jakarta masih belum memerlukan, apa, dibuat hujan buatan,” kata Pramono saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).

Baca Juga
  • Rudal Klaster Iran Bikin Kekacauan di Tel Aviv: Dua Orang Tewas, Bangunan Runtuh, Listrik Padam
  • AS-Israel Terus Hancurkan Pangkalan Militer, Begini Cara Rudal-Rudal Iran Bisa Tetap Meluncur
  • Arus Mudik Kian Membeludak, Tol Cipali Dilewati 5.300 Kendaraan per Jam

Dia mengatakan keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelang Idul Fitri. Menurut dia, meskipun saat ini cuaca terasa panas, BMKG memprakirakan ada potensi hujan dengan intensitas menengah saat Idul Fitri.

“Untuk menghadapi Idul Fitri, memang data BMKG menunjukkan sebelumnya cuacanya panas. Namun, pada saat Idul Fitri ada kemungkinan curah hujan menengah,” ujar Pramono.

/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%}
.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sementara itu, BMKG memperkirakan kondisi panas ekstrem di Jakarta masih akan berlangsung hingga mendekati Idul Fitri, yakni sekitar 20-22 Maret 2026.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan suhu tinggi yang dirasakan masyarakat dalam beberapa hari terakhir masih berpotensi terjadi dalam waktu dekat.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Antisipasi Lonjakan Trafik Digital Sepanjang Idulfitri, Lintasarta Perkuat Infrastruktur AI dan Jaringan Nasional
• 15 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Pramono-Rano Dijadwalkan Salat Idulfitri di Lokasi Berbeda
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Tim Kuasa Hukum Bicara Soal Penangkapan Penyiram Air Keras Andrie Yunus
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Emas Tembus di Bawah 5.000 Dolar, Perang Iran Berlanjut — Mengapa Emas Justru Turun?
• 15 jam laluerabaru.net
thumb
Mudik Gratis BUMN 2026 Bersama BNI Disambut Antusias, Ribuan Pemudik Rasakan Manfaat
• 3 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.