Harga Emas Dunia Turun Imbas Konflik Iran, Pelaku Pasar Tunggu Keputusan Fed

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Harga emas dunia bergerak stabil di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik akibat konflik Iran serta sikap wait and see pelaku pasar menjelang keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed).

Mengutip Reuters, pada perdagangan Selasa (17/3), harga emas spot tercatat nyaris tidak berubah di level USD 5.004,71 per troy ons. Sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April ditutup naik tipis 0,1 persen ke USD 5.008,20 per troy ons.

Pada hari ini, Rabu (18/3), harga emas spot terpantau turun pada level USD 5.001,36 per troy ons, atau sebesar 0,06 persen.

Analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, menilai pergerakan emas saat ini mencerminkan tarik-menarik antara permintaan aset safe haven dan tekanan dari kondisi suku bunga tinggi.

"Pasar emas mencerminkan "tindakan penyeimbangan" antara permintaan aset aman di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan tekanan bearish dari inflasi," ujarnya.

"Saya rasa harga emas mungkin akan mencapai rekor tertinggi baru, tetapi saya menduga itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Saya pikir para investor yang optimistis sudah kehabisan tenaga," sambungnya.

Emas biasanya menjadi pilihan utama investor saat ketidakpastian global meningkat, termasuk konflik geopolitik dan lonjakan inflasi. Namun, daya tariknya cenderung menurun saat suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil.

Konflik antara AS dan Israel melawan Iran yang telah memasuki pekan ketiga turut memperburuk kondisi pasar. Gangguan pada perdagangan energi meningkatkan kekhawatiran akan lonjakan inflasi global.

Situasi semakin memanas setelah Israel mengeklaim telah menewaskan kepala keamanan Iran. Di sisi lain, pejabat senior Iran menyatakan bahwa pemimpin tertinggi baru menolak upaya de-eskalasi dan menuntut agar Israel serta AS dibawa bertekuk lutut.

Sejalan dengan eskalasi tersebut, harga minyak dunia pada Selasa (17/3) melonjak lebih dari 2 persen dalam sehari.

Pelaku pasar kini menanti keputusan suku bunga dari The Fed yang dijadwalkan diumumkan Rabu. Mayoritas investor memperkirakan bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga.

Commerzbank menilai keputusan The Fed kemungkinan tidak akan menjadi katalis besar bagi pergerakan emas. Ketidakpastian terkait durasi perang dan gangguan pasokan minyak membuat bank sentral cenderung berhati-hati dalam menentukan kebijakan.

Di pasar logam lainnya, harga perak turun 1,5 persen menjadi USD 79,55 per ons. Sementara platinum naik 0,6 persen ke USD 2.129,53 dan palladium menguat 0,7 persen ke USD 1.609,70.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Inisial 4 Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS, 3 Berpangkat Perwira TNI
• 6 jam laludetik.com
thumb
Kapolri pastikan kepolisian terus tangani kasus penyiraman air keras
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
PTP Nonpetikemas Gelar Portpress 2026 Kompetisi Karya Jurnalistik: Ajak Jurnalis Eksplorasi Peran Pelabuhan dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Pramono Izinkan Warga Jakarta yang Mudik Titip Kendaraan di Kantor Milik Pemprov
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Jelang penyitaan aset terpidana Mira Hayati minta waktu
• 20 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.