Jaga kesehatan selama perjalanan mudik dengan cara ini

antaranews.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau seluruh pemudik, khususnya pengemudi agar memastikan kondisi fisik prima selama perjalanan, antara lain dengan beristirahat cukup selama enam hingga delapan jam sebelum berangkat.

"Berhenti dan beristirahat setiap tiga hingga empat jam perjalanan, menghindari berkendara saat mengantuk atau lelah," kata Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Debi Intan Suri saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Selain itu, pemudik juga disarankan mengonsumsi makanan bergizi dan cukup cairan, tidak menggunakan ponsel saat mengemudi, dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas.

"Kelelahan dan kurang istirahat menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan saat arus mudik. Keselamatan adalah prioritas utama, karena keluarga menanti di kampung halaman," pesan Debi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan pos kesehatan selama arus mudik dan balik Lebaran, yakni pada 13-30 Maret 2026 di 12 lokasi, meliputi tujuh terminal bus, tiga stasiun dan dua pelabuhan/dermaga selama arus mudik Lebaran 2026.

Rinciannya, yakni di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulo Gebang, Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok, Terminal Grogol, Terminal Lebak Bulus, dan Terminal Muara Angke.

Kemudian, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, dan Stasiun Jakarta Kota, serta Pelabuhan Kali Adem dan Pelabuhan Muara Angke.

Baca juga: Pos kesehatan di Jakarta buka layanan periksa tekanan dan gula darah

Pos tersebut menyediakan layanan pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, pemeriksaan kelaikan berkendara, serta disiapkan petugas untuk melayani pemudik yang mengalami masalah kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan juga mencakup skrining mandiri aktivitas merokok, aktivitas fisik, penyakit tuberkulosis, penyakit jiwa, penyakit hati, penapisan faktor risiko kanker, status gizi, hipertensi, diabetes, penyakit kulit, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan kanker Paru.

Ada pula pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut, konseling dan edukasi, pemeriksaan narkoba, alkohol, dan respirasi (pemeriksaan kelaikan berkendara).

Baca juga: Cegah celaka, pemudik kendaraan pribadi disarankan rehat tiap 4 jam

Baca juga: Sopir bus bawa pemudik di Pulo Gebang dipastikan lolos tes kesehatan



Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Bantah Tuduhan Child Labor ke AS, Deputi Kemenko Perekonomian: Anak Bantu Orang Tua Bukan Pekerja
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Emas Antam Naik Rp8.000 Jadi Rp2.996.000 per Gram, Buyback Ikut Menguat
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Pengakuan Denada Tak Berniat Telantarkan Anak Bikin Bingung, Pihak Ressa: Buktikan di Persidangan
• 56 menit lalugrid.id
thumb
Malam Dramatis Liga Champions: Comeback Sporting Lisbon hingga Kemenangan Krusial Arsenal di Emirates
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Titiek Soeharto Apresiasi Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.