Harga Emas Dunia Stabil di Dekat USD5.000/Ons

metrotvnews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Chicago: Harga emas sedikit bergerak pada perdagangan awal Asia pada Rabu, 18 Maret 2026, karena para pedagang menunggu perkembangan lebih lanjut dalam perang AS-Israel dengan Iran. Sementara kehati-hatian sebelum kesimpulan pertemuan Federal Reserve juga membebani pasar.

Harga emas batangan tetap berada dalam kisaran perdagangan USD5.000 hingga USD5.200 per ons yang telah terbentuk selama sebulan terakhir, karena permintaan yang terkait dengan aset aman diimbangi oleh kekhawatiran atas inflasi yang tinggi dan suku bunga yang tinggi.

Dilansir dari Investing.com, harga emas spot stabil di USD5.008,55 per ons, sementara harga emas berjangka tetap stabil di USD5.011,96 per ons. Logam mulia lainnya sedikit positif, dengan harga perak spot naik 0,4 persen menjadi USD79,6365 per ons, sementara harga platinum spot naik 0,2 persen menjadi USD2.135,26 per ons.

Konflik yang memburuk di Timur Tengah hanya memberikan dukungan terbatas pada emas, yang berjuang untuk tetap di atas USD5.000 per ons minggu ini meskipun AS dan Israel terus menyerang Iran, yang memicu gelombang serangan balasan dari republik Islam tersebut.

Perang tersebut menunjukkan sedikit tanda mereda setelah serangan udara Israel menewaskan kepala keamanan Iran, Ali Larijani, awal pekan ini. Harga minyak tetap berada di atas USD100 per barel, di tengah kekhawatiran yang terus berlanjut tentang gangguan pasokan.

Baca Juga :

Harga Minyak Naik Lagi Imbas Kekhawatiran Pasokan


(Ilustrasi. Foto: Freepik) Kekhawatiran dampak inflasi Pasar sebagian besar khawatir akan dampak inflasi dari konflik tersebut, terutama karena harga minyak melonjak mendekati level tertinggi empat tahun setelah pasokan melalui jalur pelayaran utama—Selat Hormuz—terganggu.

Inflasi yang dipicu oleh energi dapat memicu sikap yang lebih agresif dari bank sentral utama, dengan Reserve Bank of Australia menaikkan suku bunga pada hari Selasa dan memperingatkan tekanan inflasi dari konflik tersebut.

The Fed, bersama dengan sejumlah bank sentral utama lainnya, kini akan bertemu dalam beberapa hari mendatang. The Fed akan memutuskan suku bunga pada hari Rabu, diikuti oleh Bank of Japan, Bank Sentral Eropa, Bank Nasional Swiss, dan Bank of England pada akhir pekan ini.

The Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, dengan fokus utama pada apakah bank sentral tersebut memperkirakan lonjakan inflasi dari konflik Iran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dua Hasil Penyelidikan Versi Polisi dan TNI, Sosok Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
Behlil Sebut Pemerintah Tengah Kaji WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Dipersiapkan Sejak Januari 2026, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Saat Mudik Lebaran
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Drama Ditinggal ART Habis Lebaran, Kenapa Bisa Picu Ibu Stres?
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Safari Ramadan di Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Hadapi Tantangan Global
• 22 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.