Korupsi Kuota Haji Rugikan Negara Rp622 Miliar, KPK: Sangat Besar

metrotvnews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kasus dugaan rasuah pada penyelenggaraan dan pembagian kuota haji merupakan perkara besar. Sebab, kerugian negaranya menyentuh Rp622 miliar.

“Di mana dalam perkara ini diduga nilai kerugian keuangan negaranya mencapai Rp622 miliar. Angka yang sangat besar tentunya,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 18 Maret 2026.

Budi mengatakan, hitungan itu didapat dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Data itu nantinya akan diuji dalam persidangan.

Baca Juga :

KPK Pastikan Informasi Publik Tak Terganggu saat Lebaran
Selain kerugian negara, kasus ini disebut memberikan dampak sosial. Sebab, ribuan calon jemaah haji gagal beribadah gegara ulah eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ).

“Disitu artinya ada 8.400 calon jemaah yang tidak jadi berangkat dari haji reguler pada tahun 2024,” ujar Budi.

KPK menetapkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dan eks Staf Khusus Menteri Agama Isfan Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, sebagai tersangka dalam kasus dugaan rasuah pada penyelenggaraan dan pembagian kuota haji. KPK berjanji akan menyelesaikan kasus itu ke persidangan.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo. Foto: Antara.

Masalah dalam kasus korupsi ini adalah karena adanya pembagian kuota yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Indonesia sejatinya diberikan 20 ribu tambahan kuota untuk mempercepat antrean haji.

Dari total itu, pemerintah seharusnya membaginya dengan persentase 92 persen untuk haji reguler, dan delapan persen untuk khusus. Namun, sejumlah pihak malah membaginya rata yakni masing-masing 50 persen.

KPK sudah banyak memeriksa pejabat di Kemenag. Lalu, pihak penyedia jasa travel umroh juga dimintai keterangan, salah satunya Ustaz Khalid Basalamah. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dukung Mudik Gratis, Bank Aladin Syariah Siagakan Layanan Perbankan
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bentuk Dukungan, Wali Kota Makassar Munafri Minta Camat dan Lurah Kawal Takbiran di Wilayah Masing-masing
• 2 jam laluterkini.id
thumb
Indonesia Surplus Beras 13 Persen, Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Jadwal dan Titik Lokasi Contraflow Tol Trans Jawa
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Prakiraan Cuaca Nyepi 19 Maret 2026 di Kota-Kota Besar Indonesia, Dominan Hujan dan Berawan
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.