Profil Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel yang Diisukan Tewas, Video Kemunculannya Diduga AI

grid.id
16 jam lalu
Cover Berita

Grid.IDBerikut profil Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel yang diisukan tewas. Video kemunculannya kini diduga AI.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tiba-tiba muncul dalam siaran langsung pada Kamis (12/3/2026) malam. Kemunculan Netanyanhu di saat ramai kabar dirinya tewas terkena serangan rudal Iran.

Profil Benjamin Netanyahu

Benjamin Netanyahu merupakan Perdana Menteri Israel yang diisukan tewas. Video kemunculannya kini diduga AI.

Melansir dari Posbelitung.co, Benjamin Netanyahu menjabat sebagai Perdana Menteri Israel. Benjamin Netanyahu lahir pada 21 Oktober 1949 di Tel Aviv, Israel dan dibesarkan di Yerusalem.

Netanyahu memiliki seorang istri, Sara, seorang psikolog anak. Mereka memiliki dua anak bersama: Yair dan Avner.

Netanyahu juga memiliki seorang putri, Noa, dari pernikahan sebelumnya yang berakhir pada 1978. Netanyahu menghabiskan sebagian besar masa remajanya tinggal di daerah Philadelphia, AS.

Ayahnya, sejarawan Yahudi terkenal Benzion Netanyahu, bekerja sebagai profesor. Pada 1967, Netanyahu kembali ke Israel untuk bertugas di unit elit Pasukan Pertahanan Israel, sebagai komandan di unit elit, yaitu Sayeret Matkal.

Dia mengambil bagian dalam sejumlah operasi militer, termasuk penyelamatan dramatis sebuah jet penumpang Sabena yang dibajak pada 1972. Dengan nama sandi "Operasi Isotop," penyelamatan itu dipimpin oleh Ehud Barak.

Karier Politik Benjamin Netanyahu

Pada 1988, Netanyahu terpilih sebagai anggota Knesset (parlemen Israel) oleh partai sayap kanan Likud dan menjabat sebagai wakil menteri untuk urusan luar negeri. Lima tahun kemudian, dia terpilih sebagai ketua partai Likud dan calon perdana menterinya.

 

Pada 1996, dia terpilih sebagai Perdana Menteri Israel, mengalahkan kandidat Partai Buruh, Shimon Peres. Netanyahu menjabat sebagai perdana menteri hingga 1999.

Selama masa jabatannya, dia menandatangani Perjanjian Hebron dan Wye yang memajukan proses perdamaian dengan Palestina. Dia juga memperluas privatisasi pemerintah, peraturan mata uang yang diliberalisasi, dan mengurangi defisit.

Netanyahu sempat bekerja di sektor swasta saat tak terpilih pada pemilihan Perdana Menteri 1999. Netanyahu kembali ke dunia politik pada 2002.

Dia menjabat sebagai menteri luar negeri sebelum menjadi menteri keuangan. Pada 31 Maret 2009, Netanyahu dilantik sebagai perdana menteri untuk kedua kalinya.

Kembali Duduki Kursi Pemerintahan

Benjamin Netanyahu kembali menduduki kursi pemerintahan setelah memenangkan pemilihan PM Israel pada Selasa (31/10/2022). Sebelumnya, Netanyahu menjabat sebagai pemimpin oposisi sebelum memenangkan pemilihan.

Dengan bantuan partai ultra-Ortodoks dan aliansi baru serta politisi sayap kanan, Netanyahu memenangkan suara mayoritas di pemilihan kelima yang digelar Israel dalam empat tahun terakhir. Perlu dicatat, dalam sistem politik Israel, membentuk koalisi diperlukan untuk memerintah.

Pemerintahan baru mendatang kemungkinan akan menjadi yang paling ekstremis dalam sejarah Israel. Diwartakan The Guardian, Netanyahu yang sudah menjadi perdana menteri terlama di negara itu akan tetap menjabat setidaknya selama empat tahun ke depan.

 

Saat sudah kembali ke kantor, prioritas pertama pria berusia 73 tahun itu adalah mengupayakan agar persidangannya dibatalkan. Benjamin Netanyahu sebelumnya memerintah Israel selama 12 tahun

Netanyahu bergabung dengan militer Israel pada 1967, lalu pindah ke pasukan operasi khusus yang menyelamatkan pesawat yang dibajak di bandara Tel Aviv pada 1972.

Awalnya politisi senior Israel ini menjadi pemimpin partai sayap kanan Likud pada 1993. Netanyahu menjabat sebagai perdana menteri untuk beberapa masa jabatan.

Setelah Pemilu 2019, Netanyahu didakwa dengan tuduhan suap, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan.

Pekerjaan Diplomatik Benjamin Netanyahu

Netanyahu kembali ke Amerika Serikat pada tahun yang sama dan melanjutkan untuk menerima gelar dalam arsitektur dan administrasi bisnis dari Massachusetts Institute of Technology. Pada 1976, dia dipekerjakan oleh Boston Consulting Group.

Dia kembali ke Israel setelah kematian Yoni, saudara laki-laki tertuanya, yang terbunuh saat mencoba membebaskan sandera dari pesawat Air France yang dibajak di Uganda.

Netanyahu menjadi sangat terlibat dalam upaya kontraterorisme internasional, yang membantu meluncurkan karier politiknya. Setelah bertugas di kedutaan Israel di Washington, DC (1982-84), dia menjadi duta besar Israel untuk PBB (1984-1988).

Selama berada di PBB, Netanyahu berhasil memimpin kampanye untuk mendeklasifikasi arsip PBB tentang kejahatan perang Nazi.

Usai membahas profil Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel itu kini dikabarkan tewas usai terkena rudal Iran. Kabar mengenai kondisi dan keberadaan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sempat menimbulkan spekulasi di tingkat internasional setelah media Iran, Tasnim News Agency, melaporkan bahwa ia telah meninggal dunia.

Namun hingga saat ini, tidak ada pernyataan resmi maupun bukti dari pihak Israel yang membenarkan laporan tersebut.

 

Isu mengenai kematian Netanyahu semakin ramai diperbincangkan setelah kantor Perdana Menteri Israel mengunggah sebuah video yang oleh sebagian warganet dunia diduga dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Video itu dipublikasikan pada Jumat (13/3/2026).

Pada detik ke-35, ketika Netanyahu mengangkat tangannya, beberapa pengguna media sosial mengklaim melihat bagian jari tambahan di dekat jari kelingking yang dianggap menyerupai jari keenam. Meski demikian, seperti dilaporkan oleh NDTV pada Minggu (15/3/2026), kantor Netanyahu segera membantah isu yang menyebut sang perdana menteri telah meninggal dunia dan menegaskan bahwa ia dalam keadaan sehat.

Menanggapi berbagai rumor yang beredar, pejabat dari Kantor Perdana Menteri Israel menegaskan bahwa Netanyahu dalam kondisi baik.

Seorang koresponden dari Anadolu Agency bahkan sempat meminta klarifikasi langsung kepada kantor tersebut terkait kabar yang ramai di media sosial yang menyebut Netanyahu tewas di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran. Pihak kantor Perdana Menteri pun menepis kabar tersebut dan menyatakan bahwa informasi yang beredar itu tidak benar.

“Ini berita bohong, Perdana Menteri baik-baik saja,” tulis keterangan Kantor PM Netanyahu.

Komentator politik konservatif Amerika, Candace Owens, turut menyoroti rumor yang beredar dengan mempertanyakan keberadaan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

“Di mana Bibi?" tulisnya dalam unggahannya di platform X menggunakan nama panggilan Netanyahu.

Owens turut mempertanyakan alasan Kantor Netanyahu sempat mengunggah lalu menghapus video yang diduga dibuat dengan bantuan teknologi AI. Ia juga menyinggung adanya dugaan kepanikan yang terjadi di Gedung Putih.

Di sisi lain, sejumlah pengguna media sosial turut mengamati beberapa detail dalam video tersebut. Salah satunya menyoroti pergerakan tirai di bagian latar belakang yang tampak bergerak berulang dengan pola serupa, sementara dua bendera Israel di sampingnya terlihat tidak bergerak sama sekali.

Menurut pengguna tersebut, kejanggalan itu dianggap sebagai salah satu tanda kemungkinan penggunaan teknologi kecerdasan buatan. Meski begitu, pendapat tersebut tidak sepenuhnya disetujui oleh semua pihak.

Sebagian pengguna lain justru menolak anggapan tersebut dan menyatakan bahwa penggunaan latar belakang virtual atau buatan saat ini sudah cukup lazim, termasuk dalam dunia penyiaran berita. Karena itu, mereka menilai keberadaan latar belakang seperti itu tidak otomatis menjadi bukti bahwa video tersebut palsu. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ASDP Kerahkan Kapal Tambahan untuk Urai Antrean di Gilimanuk Jelang Nyepi
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Tempat Wisata di Yogyakarta yang Lagi Viral
• 11 jam lalubeautynesia.id
thumb
Usai Tahan Yaqut dan Gus Alex, KPK Minta Penyelenggara Haji Khusus Kooperatif
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Kemenhub Pastikan Penerbangan Internasional Tetap Beroperasi
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ruang Publik IKN Dibuka untuk Umum Selama Libur Nasional, Simak Info Selengkapnya
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.