Keberlanjutan Insentif Dinilai Kunci Jaga Momentum Adaptasi Kendaraan Listrik

metrotvnews.com
15 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pengamat otomotif Bebin Juana menilai keberlanjutan kebijakan insentif menjadi faktor penting dalam menjaga momentum adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Saat ini, sejumlah insentif kendaraan listrik seperti subsidi pembelian dan keringanan pajak yang sebelumnya diberikan pemerintah masih menunggu kepastian perpanjangan.

Menurutnya, jika pemerintah segera memastikan kelanjutan insentif tersebut, minat masyarakat terhadap kendaraan listrik diperkirakan akan meningkat lebih cepat. Hal itu sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional di tengah risiko fluktuasi harga minyak dunia.

"Dengan dukungan kebijakan yang jelas dan berkelanjutan, kendaraan listrik bisa menjadi salah satu solusi strategis menghadapi ketidakpastian pasokan dan harga BBM global," ujar Bebin dalam keterangannya, Selasa, 17 Maret 2026.

Baca Juga :

Penggunaan Kompor dan Kendaraan Listrik Dinilai Mampu Perkuat Ketahanan Energi
Bebin mengungkapkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mengancam pasokan minyak dunia dapat memicu kelangkaan serta lonjakan harga BBM. Penggunaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) dinilai menjadi solusi yang kian relevan bagi masyarakat.

Menurut Bebin, secara logika kondisi kelangkaan dan tingginya harga bahan bakar minyak akan mendorong konsumen untuk beralih ke kendaraan listrik. "Pilihan masyarakat pada kendaraan listrik berbasis baterai sebagai alternatif yang patut dipertimbangkan," ujar dia.

Ilustrasi. Dok Medcom.id Jadi konsumen cerdas Namun, ia mengingatkan agar konsumen tetap cermat dan tidak sekadar tergiur dengan label teknologi pada kendaraan tersebut. Masyarakat diharapkan memilih kendaraan yang mampu memberikan dampak nyata pada efisiensi konsumsi energi harian.

"Konsumen harus cerdas memilih kendaraan yang benar-benar membuktikan penghematan BBM," ujarnya.

Bebin memperkirakan, jika terdapat peralihan sekitar 100 ribu hingga 150 ribu konsumen ke kendaraan listrik, dampaknya akan terasa signifikan pada pengurangan antrean pengisian BBM di stasiun pengisian bahan bakar. Langkah tersebut juga berpotensi mengurangi beban pasokan BBM yang selama ini harus dipenuhi.

"Peralihan ini juga dipastikan akan membawa dampak positif bagi keuangan negara melalui berkurangnya konsumsi BBM nasional, meski detail penghematannya memerlukan perhitungan lebih lanjut kementerian terkait," beber dia.
 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemudik di Terminal Cicaheum Terus Bertambah Jelang Lebaran
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Dituding Sering Menghilang Saat Meeting Zoom dengan Netflix, Ini Klarifikasi Meghan Markle
• 6 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pemerintah Tunda Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, DPR: Langkah Diplomatis Realistis
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Sinergi Strategis PPBK Jakarta 1: Perkuat Peran Agen BRILink demi Akselerasi Ekonomi Mikro 2026
• 13 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Eid Mubarak Jakarta Digelar di Bundaran HI, Lalu Lintas Disesuaikan
• 9 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.