AS percepat program Golden Dome untuk tingkatkan pertahanan

antaranews.com
11 jam lalu
Cover Berita
Washington (ANTARA) - Direktur program Golden Dome for America Jenderal Michael Guetlein menilai Amerika Serikat belum memiliki perlindungan yang memadai terhadap serangan rudal dan perlu segera memperkuat kemampuan pertahanannya.



“Kita memiliki ‘Golden Dome’ karena negara ini relatif belum terlindungi. Kita harus segera mengubah kondisi tersebut. Perkembangan global menunjukkan betapa berbahayanya situasi saat ini,” ujar Guetlein dalam konferensi yang diselenggarakan McAleese and Associates, Selasa.

Pada Mei 2025, Presiden AS Donald Trump meluncurkan proyek Golden Dome yang diperkirakan menelan biaya hampir 175 miliar dolar AS. Sistem pertahanan berlapis tersebut akan mengintegrasikan teknologi darat, laut, dan luar angkasa guna melindungi wilayah AS dari ancaman rudal.

Baca juga: Jepang akan gabung sistem pertahanan rudal AS Golden Dome

Uji coba besar pertama dari sistem tersebut dilaporkan dijadwalkan berlangsung pada akhir 2028.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov memperingatkan bahwa proyek pembangunan sistem pertahanan rudal global Golden Dome oleh Amerika Serikat dapat menimbulkan ancaman serius terhadap stabilitas strategis.

Baca juga: Menteri Perang AS tegaskan rencana tempatkan senjata di luar angkasa

Sumber: Sputnik


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Alfons Manibui DPR Apresiasi Langkah Menteri ESDM Kaji WFA Sebagai Strategi Efisiensi Energi Nasional
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Jelang Lebaran, 14 Titik Galian PAM Jaya di Kalideres Ditutup
• 1 jam lalukompas.com
thumb
2 WNA Pembuat Konten Porno Ojol Gadungan di Bali Gagal Kabur ke Thailand
• 4 jam laludetik.com
thumb
Strategi BI Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah dari Dampak Perang Timur Tengah
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Chelsea Hancur di Liga Champions, Enzo Fernandez Ragu Bertahan di Stamford Bridge
• 3 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.