Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya meninjau langsung keberangkatan para pemudik menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah di Stasiun Pasar Senen, Selasa (17/3/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan transportasi kereta api dalam menghadapi lonjakan penumpang pada masa arus mudik Lebaran.
Dalam kegiatan tersebut, Teddy didampingi oleh Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya meninjau langsung keberangkatan para pemudik menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah di Stasiun Pasar Senen, Selasa (17/3/2026). (Foto: tvOnenews.com/Julio Trisaputra)
Keduanya tampak menyusuri area peron hingga masuk ke dalam gerbong kereta untuk menyapa para pemudik yang telah bersiap melakukan perjalanan ke kampung halaman.
Suasana di Stasiun Pasar Senen terlihat ramai dengan kehadiran calon penumpang yang membawa berbagai barang bawaan.
Teddy dan Bobby menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah penumpang, menanyakan tujuan perjalanan serta memastikan mereka mendapatkan pelayanan yang baik selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.
Tidak hanya berinteraksi dengan penumpang, Teddy juga berdialog langsung dengan petugas operasional, termasuk kondektur dan masinis.
Ia menekankan pentingnya menjaga keselamatan perjalanan, terutama di tengah meningkatnya intensitas perjalanan selama musim mudik.
“Jangan ngantuk dan tetap waspada dalam perjalanan,” pesan Teddy kepada para masinis saat berada di dalam kabin.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya meninjau langsung keberangkatan para pemudik menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah di Stasiun Pasar Senen, Selasa (17/3/2026). (Foto: tvOnenews.com/Julio Trisaputra)
Menurutnya, peran masinis sangat krusial dalam menjamin keselamatan ratusan hingga ribuan penumpang yang berada dalam satu rangkaian kereta. Oleh karena itu, kondisi fisik dan konsentrasi petugas harus tetap prima selama bertugas.
Sementara itu, pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi puncak arus mudik.
Mulai dari penambahan jumlah perjalanan kereta, peningkatan layanan di stasiun, hingga pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana perkeretaapian. (jts/dpi)




