Thailand jajaki pembelian minyak Rusia, penuhi pasokan domestik

antaranews.com
19 jam lalu
Cover Berita
Bangkok (ANTARA) - Wakil Perdana Menteri Thailand Phipat Ratchakitprakarn mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow akan memulai konsultasi mengenai pasokan minyak dengan Rusia, dan saat ini sedang dalam perjalanan menuju Eropa.

"Ada kabar baik hari ini. Menteri Luar Negeri Sihasak Phuangketkeow melakukan perjalanan ke Eropa kemarin untuk konferensi internasional, dan akan memulai konsultasi mengenai pasokan minyak di sana," kata Ratchakitprakarn dalam sebuah pengarahan di Gedung Pemerintah.

"Jika kita menerima minyak dari Rusia, kita tidak akan lagi memiliki masalah," kata wakil perdana menteri.

Phuangketkeow berada di Wina untuk menghadiri KTT tentang pemberantasan penipuan yang diselenggarakan oleh Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC) dan Interpol, yang juga dihadiri oleh delegasi Rusia dan akan menggunakan kesempatan tersebut untuk membahas mengenai pasokan minyak Rusia.

Sementara itu, pada Selasa, Kabinet akan membahas pembelian minyak dari Rusia dengan menteri energi, kata wakil perdana menteri, seraya mencatat bahwa ini akan menyelesaikan masalah pasokan.

Akibat konflik di Timur Tengah, pasokan minyak ke Thailand dari Teluk Persia, yang biasanya mencakup sekitar 50 persen dari impor minyak negara tersebut, berada dalam risiko.

Menyusul pelonggaran sebagian pembatasan AS terhadap minyak Rusia, Thailand pekan lalu menyatakan kesiapan untuk memulai negosiasi dengan Rusia terkait pembelian minyak mentah.

Di tengah eskalasi di Timur Tengah, Amerika Serikat mengizinkan penjualan minyak mentah dan produk minyak bumi Rusia yang dimuat ke kapal mulai 12 Maret.

Menurut Kepala Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) dan utusan khusus presiden Rusia untuk kerja sama ekonomi dengan negara-negara asing Kirill Dmitriev, pencabutan pembatasan AS akan memengaruhi 100 juta barel minyak Rusia yang sedang transit.



Sumber: Sputnik

Baca juga: AS cabut sanksi minyak Rusia, Thailand siap mulai negosiasi

Baca juga: Thailand terapkan kebijakan hemat energi karena kenaikan harga minyak

Baca juga: Pegawai negeri Thailand wajib WFH, hemat energi akibat krisis minyak


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Orleans Masters 2026, Rabu 18 Maret: Lima Wakil Indonesia Beraksi, Ada Ubed Hingga Anthony Sinisuka Ginting
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
ASDP Ketapang Kerahkan 40 Kapal Feri untuk Atasi Kepadatan di Gilimanuk
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kabar Bahagia Atlet Disabilitas: Bonus Medali ASEAN Para Games 2026 Langsung Masuk Rekening
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Sambangi Bandara Soetta, Menhub Dudy Pastikan Tiket Pesawat Lebaran Didiskon hingga 20%
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Polda Metro Ungkap Identitas Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: Inisial BHC dan MAK
• 4 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.