Penulis: TVRI Bangka Belitung
TVRINews, Muntok-Bangka Barat
Arus penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, Kabupaten Bangka Barat, tetap padat, baik untuk pejalan kaki maupun kendaraan, mulai dari mobil pribadi hingga truk. PT ASDP Cabang Bangka menerapkan mekanisme pengaturan berbasis buffer zone untuk mengurai kepadatan di area pelabuhan. Pelayanan terhadap penumpang dan kendaraan berjalan seperti biasa.
Setiap kendaraan yang akan memasuki pelabuhan terlebih dahulu menjalani penyekatan untuk memastikan tujuan, apakah akan menyeberang atau hanya mengantar penumpang. Kendaraan yang hendak menyeberang diarahkan masuk ke buffer zone pertama.
Setelah itu, kendaraan yang telah memiliki tiket akan masuk buffer zone kedua. Selanjutnya, kendaraan dikelompokkan kembali sesuai jadwal masuk pelabuhan sebelum diberangkatkan ke kapal.
Kendaraan pribadi mendominasi arus penyeberangan, sekitar 70 persen, sedangkan kendaraan muatan seperti truk mencapai 30 persen.
Masyarakat pengguna jasa penyeberangan diimbau mengikuti arahan petugas dan memastikan memiliki tiket sebelum memasuki area pelabuhan untuk memperlancar proses keberangkatan.
“Mengenai penanganannya, prosedurnya masih sama seperti kemarin. Seluruh kendaraan yang hendak masuk ke Pelabuhan Tanjung Kalian akan kami sekat terlebih dahulu untuk dikonfirmasi tujuannya. Petugas akan menanyakan apakah hanya sekadar mengantar atau hendak menyeberang. Bagi yang hendak menyeberang dan telah memiliki tiket, kendaraan akan diarahkan masuk ke buffer zone satu, kemudian ditarik ke buffer zone dua. Hal ini dilakukan agar kendaraan dapat dikelompokkan kembali sesuai dengan jadwal waktu masuk pelabuhan,” jelas Agustinus Cahyo, GM PT ASDP Bangka, Selasa, 17 Maret 2026.
Editor: Redaktur TVRINews





