Saat Nasib Pendidikan Dipertaruhkan, Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Kirim Harapan untuk Gubernur Dedi Mulyadi

tvonenews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Para orang tua siswa SMK IDN Bogor memberikan harapan terbuka kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Harapan itu muncul setelah Pemprov Jabar mencabut izin operasional SMK IDN Boarding School Kabupaten Bogor melalui SK Gubernur diterbitkan Dedi Mulyadi dengan nomor 188/Kep.17-DPMPTSP/2026 pada 19 Januari 2026.

Komite Korkas kelas XII SMK IDN Boarding School Kabupaten Bogor, Sri Malahayati mewakili orang tua siswa memberikan pesan terbukanya. Ia sangat mengapresiasi upaya Dedi Mulyadi yang konsentrasi terhadap pendidikan anak sekolah di Jabar.

"Saya apresiasi banget Gubernur Jawa Barat, Bapak Dedi Mulyadi karena beliau sangat berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan permasalahan hukum," ungkap Sri Malahayati kepada tvOnenews.com, Selasa (17/3/2026).

Harap Dedi Mulyadi Selamatkan Hak Pendidikan Siswa SMK IDN Bogor
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi cabut izin SMK IDN Bogor
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOne - Cepi Kurnia

Sri sangat memahami apa yang dilakukan KDM sebagai Gubernur Jabar. Namun ia berharap agar tujuan tersebut bisa dialami oleh lebih dari 500 siswa SMK IDN Bogor.

Keputusan pencabutan izin operasional sekolah tidak hanya berdampak pada administratif saja, tetapi juga mempengaruhi tekanan psikologis siswa memikirkan masa depannya.

Ia berharap polemik terkait permasalahan izin operasional segera tuntas. Langkah itu saat ini sebagai mewujudkan harapan dari para orang tua siswa.

"Semoga konsen beliau tentang pendidikan bisa diwujudkan, salah satunya dalam penyelesaian permasalahan yang saat ini kami rasakan sangat meresahkan dampak dari keluarnya SK Gubernur tentang pembatalan izin operasional ini," ucapnya.

Alasan Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Bersuara

Diketahui, sejumlah wali murid siswa SMK IDN Bogor sempat mendatangi Bale Pananggeuhan di Gedung Sate, Bandung, Selasa (10/3/2026).

Setelah itu para orang tua siswa SMK IDN menyambangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kamis (12/3/2026).

Kata Sri, kedatangan orang tua siswa untuk mencari keadilan di tengah keresahannya. Hak pendidikan siswa sedang dipertaruhkan akibat adanya pencabutan izin dari Pemprov Jabar.

"Sebagai orang tua, kami tidak membawa kuasa, tidak membawa jabatan. Yang kami bawa hanyalah kegelisahan yang lahir dari melihat anak-anak kami berdiri di tengah ketidakpastian yang tidak mereka ciptakan," lanjutnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Apa Tujuan Bupati Cilacap Kasih THR ke Kapolres dan Forkopimda Lain?
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Jadwal Tayang Film Dokumenter BTS: THE RETURN, Kisah Perjalanan Comeback
• 18 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Sambut Libur Nyepi 2026 dan Idulfitri, Bank Raya (AGRO) Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
InJourney Group Berangkatkan 2.418 Peserta Mudik Gratis Bersama BUMN 2026
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Teror terhadap Aktivis: Alarm bagi Demokrasi Indonesia
• 10 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.