PERDANA Menteri Polandia Tusk mengatakan negaranya tidak akan mengirim pasukan untuk berpartisipasi dalam perang melawan Iran, setelah Presiden Trump meminta sekutu untuk membantu membentuk koalisi guna mengamankan Selat Hormuz.
"Pemerintah Polandia tidak merencanakan ekspedisi apa pun ke Iran, dan ini tidak menimbulkan keraguan dari pihak sekutu kami,” kata Tusk sebelum pertemuan pemerintah.
Dia mengatakan ini mencakup pasukan darat, udara, dan angkatan laut Polandia, yang masih terus dibangun dalam menghadapi konflik perbatasan di Ukraina.
Baca juga : Donald Trump Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping Akibat Perang Iran
Sementara, maskapai Jerman, Lufthansa mengatakan telah memperpanjang penangguhan penerbangan ke Tel Aviv hingga 9 April karena pembatasan lalu lintas udara yang signifikan di Timur Tengah.
Karena alasan operasional, maskapai utama tersebut juga menghentikan penerbangan ke ibu kota Arab Saudi, Riyadh, hingga 5 April, meskipun penerbangan terjadwal ITA Airways akan tetap berlanjut sesuai jadwal, tambahnya.
Sejumlah maskapai penerbangan internasional besar lainnya, termasuk British Airways, Air Canada, dan maskapai penerbangan besar AS seperti Delta, United, dan American Airlines, juga telah menangguhkan penerbangan ke Tel Aviv hingga Maret atau bahkan hingga April dan Mei, dan seringkali memperpanjang penangguhan ini seiring berlanjutnya konflik.




