Waspada Campak Jelang Lebaran, Pakar Tekankan Pentingnya Edukasi dan Vaksinasi

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Menjelang Lebaran 2026, masyarakat diimbau mewaspadai penyebaran penyakit campak seiring meningkatnya mobilitas dan interaksi saat mudik serta silaturahmi.

Irwanto Pakar Kesehatan Anak Universitas Airlangga (Unair) mengingatkan bahwa campak merupakan penyakit menular dengan risiko tinggi, terutama bagi anak-anak dan kelompok dengan imunitas lemah.

Menurutnya, lonjakan aktivitas di ruang publik saat Lebaran bisa saja mempercepat penularan jika masyarakat tidak waspada terhadap gejala awal.

“Sebelum seseorang mengidentifikasi dirinya terkena campak atau tidak, sebaiknya pastikan lebih dulu apakah terdapat beberapa gejala campak yang timbul seperti batuk pilek yang disertai ruam merah spesifik di belakang leher dan demam tinggi,” katanya pada Selasa (17/3/2026).

Ia mengatakan, campak dapat menular melalui droplet atau percikan cairan saat penderita batuk, bersin, maupun berbicara, serta melalui kontak langsung.

“Campak merupakan penyakit menular yang berisiko tinggi sampai pada kematian. Jadi, ketika ada seseorang yang positif terinfeksi sebaiknya ia segera mengisolasi diri dari ruang publik dan kelompok rentan seperti anak-anak,” ucapnya.

Irwanto menambahkan, risiko penularan akan semakin tinggi pada anak-anak yang belum mendapatkan vaksin campak-rubella (MR), mengingat sistem kekebalan tubuh mereka masih berkembang.

Dengan kondisi itu, ia berharap masyarakat tidak mengabaikan langkah pencegahan, terutama di tengah momentum Lebaran yang identik dengan kerumunan.

“Kami terus berupaya meningkatkan edukasi di masyarakat terkait bahaya campak dan pentingnya vaksinasi pada anak-anak sebagai solusi efektif untuk meminimalisir terjadinya wabah campak,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk melindungi diri dan keluarga melalui vaksinasi serta mengenali gejala sejak dini.

“Sekali lagi, campak bukan penyakit biasa. Risiko kematian yang menghantui sebaiknya menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak lagi menganggap sepele gejala-gejala yang timbul,” pungkasnya. (ris/saf/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Sisir Area Tempat Wudu Pria Pascaledakan Masjid di Jember
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Beli Motor Gear, Satriani Dapat Rumah dari PT SJAM
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Resmi Ditahan KPK, Gus Alex Akui Tak Dapat Perintah dari Eks Menag Yaqut
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Aksa Mahmud Dorong Peningkatan Kualitas Imam dan Peran Sosial Masjid di Makassar
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Sambut Libur Panjang, Otorita IKN Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Kunjungan Masyarakat
• 2 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.