Program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 yang diselenggarakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat jumlah peserta mencapai 116.688 pemudik atau tumbuh 10,3% secara tahunan. Realisasi tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar 104.000 peserta atau setara 112,2% dari target.
Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan peningkatan jumlah peserta menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap program mudik gratis yang menawarkan perjalanan lebih aman dan terorganisir.
“Jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2025 yang mencapai 105.794 pemudik, capaian tahun ini menunjukkan pertumbuhan sebesar sekitar 10,3%. Sementara itu, dibandingkan dengan target yang ditetapkan pada tahun 2026 ini yang sebanyak 104.000 pemudik, realisasi pemberangkatan yang tadi kami sampaikan mencapai 116.688 pemudik, artinya telah mencapai 112,2% dari target. Sesungguhnya ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis BUMN,” ujar Awaluddin dalam acara pemberangkatan Mudik Gratis BUMN 2026 di Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Program tersebut melibatkan 96 perusahaan BUMN dan anak usahanya dengan cakupan perjalanan ke lebih dari 200 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.
Moda transportasi bus menjadi kontributor terbesar dengan jumlah 83.436 pemudik yang diberangkatkan menggunakan 1.541 armada pada periode 15-18 Maret 2026. Khusus wilayah DKI Jakarta, sebanyak 165 bus turut diberangkatkan.
Selain itu, moda kereta api mengangkut 28.720 pemudik melalui 99 rangkaian kereta yang beroperasi pada 16-17 Maret 2026. Sementara moda kapal laut mengangkut 4.532 pemudik menggunakan 46 unit kapal yang diberangkatkan pada 14-15 Maret 2026.
Baca Juga: Jasa Raharja Jamin Asuransi Pemudik Gratis BUMN 2026 hingga Rp50 Juta
Baca Juga: PNM Turut Semarakkan Program Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkatkan 116 Ribu Pemudik ke Berbagai Daerah
Baca Juga: Dukung Mudik Gratis BUMN 2026, Askrindo Berangkatkan Pemudik Rute Balikpapan-Surabaya via Kapal PELNI
Awaluddin menyebut peningkatan jumlah peserta juga didukung oleh penerapan sistem pendaftaran terintegrasi yang menghubungkan seluruh penyelenggara program dalam satu platform.
“Penyelenggaraan mudik gratis BUMN tahun 2026 didukung oleh sistem pendaftaran terintegrasi melalui portal Mudik Gratis BUMN yang menghubungkan seluruh penyelenggara program,” ujarnya.
Program Mudik Gratis BUMN merupakan bagian dari upaya pemerintah dan BUMN untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran melalui penyediaan transportasi massal yang lebih aman dan terkoordinasi.





