Jelang Lebaran, Pemerintah Gelontorkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemerintah telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan untuk korban bencana Aceh jelang Lebaran dalam dua gelombang, dengan nilai mencapai ratusan miliar rupiah.

Hal tersebut disampaikan Tito di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (17/3).

"Ada stimulusnya. Kemarin kan saya baru saja di sana. Stimulusnya apa kira-kira, Pak? Ya, satu, bantuan untuk uang lauk-pauk Rp 15.000 per orang per hari. Ini gelombang kedua. Yang kemarin gelombang pertama kan lebih kurang hampir Rp 600-an miliar," kata Tito.

"Yang ini kemarin kita serahkan lebih kurang Rp 135 miliar untuk sejumlah kabupaten/kota. Tapi langsung by pos oleh Kemensos (Kementerian Sosial), tapi kami membuat simbolik di Aceh Timur. Lebih kurang Rp 100 miliar untuk Aceh Timur saja," tambah dia.

Selain bantuan konsumsi harian, Tito mengatakan pemerintah juga memberikan dukungan untuk kebutuhan rumah tangga dan pemulihan ekonomi keluarga.

"Kemudian ada uang perabotan itu Rp 3 juta per KK. Rp 5 juta per KK untuk bantuan ekonomi. Tadi uang lauk-pauk Rp 15.000 per orang per hari. Ya mudah-mudahan kemarin, ya mudah-mudahan bisa membantu mereka," ucapnya.

Tito menjelaskan, bantuan tersebut diberikan selama tiga bulan ke depan, sambil menunggu pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak.

"Ya kita kan, itu tiga bulan. Bantuannya tiga bulan, setelah itu sambil menunggu Huntap (Hunian Tetap). Kalau Huntap-nya belum selesai, tambah lagi uangnya dikasih tiga bulan lagi untuk uang makannya," terang dia.

Tak hanya itu, pemerintah juga telah menyalurkan bantuan perbaikan rumah berdasarkan tingkat kerusakan yang dialami warga.

"Di samping itu kan ada juga uang yang lain ya, uang bantuan rumah. Untuk yang rusak ringan kan Rp 15 juta, untuk yang rusak sedang Rp 30 juta. Itu sudah dua gelombang diserahkan, berapa ratus miliar sudah diserahkan," imbuh Tito.

Lebih lanjut, Tito menyebut pemerintah juga tengah menyiapkan langkah pemulihan sektor ekonomi masyarakat, khususnya di bidang perikanan dan pertanian yang terdampak bencana.

"Nah, yang tolong nanti dinaikkan juga satu lagi. Saya barusan koordinasi karena banyak pertanyaan dari masyarakat yang terdampak tambak udang sama sawah-sawah yang berlumpur itu," tutur dia.

"Saya sudah koordinasi dengan Menteri KKP (Kelautan dan Perikanan) barusan tadi. 'Ya, kapan mau realisasi?'. 'Kami sudah melakukan pemetaan dan akan dilaksanakan setelah Lebaran, mereka akan langsung genjot untuk membantu tambak-tambak yang terendam lumpur untuk bisa dihidupkan kembali," tandas dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
51 Ribu Penumpang Mudik Naik Kereta dari Jakarta Hari Ini
• 14 jam laludetik.com
thumb
Arus Kendaraan di Gerbang Tol Jateng Naik Jelang Lebaran 2026
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ramalan Karier Shio 17 Maret 2026: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Eksklusif! Masih Bisa Berbahasa Indonesia, Pelatih Bulgaria Tak Sabar Bernostalgia di SUGBK pada FIFA Series 2026
• 1 jam lalubola.com
thumb
Aksa Mahmud Dorong Peningkatan Kualitas Imam dan Peran Sosial Masjid di Makassar
• 25 menit laluharianfajar
Berhasil disimpan.