Tiongkok Beri Bantuan Kemanusiaan Darurat untuk Iran dan Tiga Negara Arab

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Beijing: Tiongkok memberikan bantuan kemanusiaan darurat kepada Iran, Yordania, Lebanon, dan Irak di tengah konflik bersenjata yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, pada Selasa, 17 Maret 2026 mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Beijing terhadap nilai kemanusiaan global.

“Tiongkok tetap berkomitmen pada visi membangun komunitas bersama umat manusia serta menjunjung tinggi semangat kemanusiaan,” ujar Lin Jian kepada para wartawan, seperti dikutip Anadolu, Selasa, 17 Maret 2026.

Ia menyatakan bahwa konflik yang sedang berlangsung telah menimbulkan bencana kemanusiaan yang serius bagi masyarakat di kawasan, termasuk di Iran.

“Konflik ini telah menyebabkan penderitaan kemanusiaan yang sangat berat bagi masyarakat di negara-negara terkait. Tiongkok sangat bersimpati kepada mereka, dan hati kami bersama mereka,” kata Lin.

“Tiongkok memutuskan untuk memberikan bantuan kemanusiaan darurat kepada Iran, Yordania, Lebanon, dan Irak dengan harapan dapat meringankan kesulitan yang dihadapi masyarakat,” tambahnya.

Sebelumnya, Beijing juga menyatakan bahwa Palang Merah Tiongkok akan menyalurkan bantuan sebesar USD200.000 kepada Bulan Sabit Merah Iran.

Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu keluarga korban lebih dari 165 siswi yang tewas dalam serangan udara di Sekolah Dasar Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Iran selatan, pada 28 Februari lalu.

Lin menegaskan bahwa Tiongkok akan terus berupaya mendorong perdamaian serta pemulihan stabilitas di kawasan Timur Tengah.

“Tiongkok akan terus melakukan yang terbaik untuk mendorong perdamaian, mempercepat pemulihan stabilitas kawasan, dan mencegah krisis kemanusiaan semakin meluas,” ujarnya.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini dilaporkan telah menewaskan sekitar 1.300 orang.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan menggunakan rudal dan drone yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.

Serangan tersebut menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan terhadap pasar global dan sektor penerbangan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tips Makeup Segar dan Awet Saat Lebaran
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Turun Rp250, Harga Perak Antam Hari Ini Dijual Rp50.950/Gram
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sinopsis ASMARA GEN Z SCTV Episode 483, Hari Ini Selasa 17 Maret 2026: Aqeela Teriak Cari Jaya, Situasi Makin Chaos!
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Bitcoin Sentuh Level Tertinggi Enam Pekan, Arus Dana ETF Menguat
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Petugas sterilisasi jalur untuk persiapan one way di jalan Tol Cipali
• 11 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.