Anti Ribet! Begini Persiapan Mudik Lebaran ala teman kumparan

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Menjelang Hari Lebaran, mudik jadi salah satu tradisi yang selalu dinanti masyarakat Indonesia. Momen long weekend ini biasanya dimanfaatkan para perantau untuk kembali ke kampung halaman dan berkumpul bareng keluarga.

Agar bisa sampai tujuan dengan aman dan nyaman, setiap pemudik biasanya punya persiapan khusus sebelum berangkat, apalagi kalau harus menempuh jarak jauh. Kalau kamu termasuk tim kendaraan pribadi, macet jadi pemandangan yang hampir nggak bisa dihindari.

Sementara itu, buat kamu yang memilih transportasi umum juga harus ekstra sigap saat war tiket, karena biasanya cepat habis. Selain pikirin soal moda transportasi, kondisi fisik dan barang bawaan juga nggak kalah penting untuk diperhatikan supaya perjalanan tetap lancar.

Nah, sejumlah teman kumparan berbagi cerita soal persiapan mereka saat berangkat mudik. Kira-kira seperti apa pengalaman mereka? Yuk, kepoin cerita lengkapnya di bawah ini!

Cerita Persiapan Mudik Lebaran teman kumparan

Andi Fauzan (28) jadi salah satu teman kumparan yang sudah punya rencana mudik tahun ini. Dari Jakarta, ia putuskan untuk naik kereta menuju Yogyakarta. “Tahun ini aku pilih naik kereta karena lebih nyaman dan bisa istirahat selama perjalanan,” ujarnya.

Sebelum berangkat, tentu ada beberapa hal yang sudah ia siapkan. Tiket kereta jadi prioritas utama yang sudah diamankan dari jauh-jauh hari. Selain itu, Andi juga harus mencicil buah tangan untuk keluarga di Jogja.

Di luar soal perlengkapan mudik, ia juga nggak lupa mengatur jatah cuti kerja sejak awal biar bisa lebih chill selama perjalanan. “Selain itu juga atur cuti biar nggak bentrok sama kerjaan,” ucapnya.

teman kumparan selanjutnya yang berencana mudik saat libur Lebaran adalah Rina Amelia (25) asal Bekasi. Buat Rina, suasana kebersamaan dan momen kumpul bareng keluarga jadi alasan utama kenapa ia selalu menantikan mudik setiap tahunnya.

Cirebon jadi destinasi tujuannya tahun ini. Karena jaraknya relatif dekat, ia pilih mengendarai mobil pribadi untuk sampai ke sana. Meski nggak terlalu jauh, bukan berarti Rina abai soal waktu keberangkatan.

Biar bisa sampai lebih cepat dan tetap nyaman di perjalanan, Rina sebisa mungkin menghindari jam-jam padat kendaraan. “Biasanya berangkat malam biar nggak terlalu macet,” kata Rina.

Nggak cuma pikirin soal waktu, Rina juga cukup concern dengan kondisi mobilnya. Sebelum berangkat, ia selalu menyempatkan waktu untuk cek fisik mobil, mulai dari ban, rem, mesin, hingga lampu. Semua harus dalam kondisi prima biar perjalanan tetap aman.

Untuk urusan starter pack, Rina termasuk tim yang nggak mau ribet di hari H. Ia bahkan sudah menyiapkan berbagai kebutuhan sejak seminggu sebelumnya, mulai dari baju, skincare, sampai camilan buat di jalan. Jadi, saat hari keberangkatan tiba, semuanya sudah siap.

Berbeda dari dua teman kumparan sebelumnya yang mudik di sekitar Pulau Jawa, Fajar (30) punya kampung halaman yang cukup jauh, yaitu di Padang, Sumatera Barat. Dari Depok, ia harus naik pesawat untuk bisa sampai ke sana.

Karena jaraknya terbilang jauh, Fajar cukup bijak dalam mengatur ongkos transport dan biaya selama perjalanan. Ia bahkan sudah menyisihkan dana khusus untuk kebutuhan mudik, jadi pengeluarannya lebih terkontrol dan nggak mengganggu kebutuhan lain.

Dari tabungan itu juga, Fajar bisa membeli tiket pesawat sejak jauh-jauh hari supaya dapat harga yang lebih terjangkau. Soalnya, saat high season seperti musim mudik, harga tiket biasanya cenderung naik.

Bagi Fajar, mudik bukan cuma soal pulang ke rumah, tapi juga melepas rindu dengan suasana kampung. “Yang paling ditunggu suasana kampung yang beda banget sama kota,” ujarnya.

Nggak ketinggalan, makanan khas Padang juga selalu jadi hal yang ia rindukan. “(Yang paling aku kangenin) makanan khas yang jarang bisa dimakan di Jakarta,” tambahnya.

Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AI dan Kutukan Feodal di Ruang Kelas
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Mudik Lebaran, Ini Jalur Alternatif Aman Menuju Jawa Barat
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Pemudik Ditemukan Tergeletak di Jalur Puncak, Rupanya Tidur Usai Kelelahan Naik Motor dari Serang
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Bareskrim Gerebek Warung Nasi Goreng, 4 Pengedar Uang Palsu untuk Lebaran Ditangkap
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan 17-20 Maret 2026
• 13 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.