Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran campak selama periode mudik Lebaran. Salah satunya adalah memastikan anak yang terindikasi campak segera diisolasi untuk mencegah penularan.
Hal tersebut disampaikan Budi saat mengikuti kegiatan di Kemenhan, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (17/3).
"Kalau kelihatan anaknya ada gejala campak, itu harusnya ibu-ibu udah tahu, panas sama bercak-bercak, sebaiknya diisolasi dulu, jangan digendong-gendong," kata Budi.
Menanggapi potensi peningkatan kasus campak saat mobilitas masyarakat meningkat, Budi menegaskan bahwa upaya imunisasi menjadi kunci utama dalam pencegahan penyakit tersebut.
"Itu yang penting memang imunisasi mesti bagus, tapi sekarang udah naik kok, kalo kemarin kan kita lakukan program imunisasi nasional, sekarang udah jauh lebih baik kondisinya," ujarnya.
Campak adalah penyakit infeksi virus yang sangat menular, ditandai demam serta ruam merah pada kulit.
Imunisasi CampakSebelumnya, pekan lalu Budi mengingatkan para orang tua untuk memastikan anak-anak telah mendapatkan imunisasi campak sebelum melakukan perjalanan mudik Lebaran.
"Untuk anak-anak yang mudik supaya nggak kena campak, imunisasi ya," ucap Budi.
Budi mengatakan, mobilisasi besar-besaran masyarakat saat Lebaran berpotensi mempercepat penyebaran campak jika anak-anak belum memiliki kekebalan dari imunisasi.
“Kalau anak-anaknya terkena campak atau ada orang tua yang terkena campak kemudian bergerak, itu bisa menularkan yang lain. Itu sebabnya imunisasi ini penting,” katanya.




